loading...

SUARABMI.COM - Anggota dewan legislatif Hong Kong akan meminta pemerintah menurunkan bunga pinjaman untuk pekerja rumah tangga asing di Hong Kong.

Anggota parlemen pan-demokrat Kenneth Leung mengatakan ada kekhawatiran atas meningkatnya pemberi pinjaman uang ilegal yang menargetkan pekerja rumah tangga asing di Hong Kong dan berjanji akan mengajukan di Dewan Legislatif.

Leung mengumumkan rencananya di sebuah forum pada 24 Maret dengan pekerja Filipina di Konsulat Jenderal Filipina.

Pada Oktober tahun lalu, para pejabat dari konsulat Filipina dan Indonesia bertemu dengan Kepala Sekretaris Administrasi Hong Kong Matthew Cheung Kin-chung. 
[ads-post]
Mereka mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan tegas terhadap para rentenir yang tidak bermoral yang menahan paspor pekerja rumah tangga asing sebagai jaminan sementara pembayaran dilakukan dengan tingkat bunga setinggi 125%.

Polisi Hong Kong menangkap seorang pria lokal yang mengambil paspor pekerja rumah tangga, sebagian besar orang Indonesia dan Filipina, sementara mereka membayar 878 pinjaman senilai sekitar HK $ 3 juta (US $ 382.950) dengan tingkat bunga tahunan sebesar 125%, lebih dari dua kali lipat ambang batas legal 60%.

Leung mendesak pekerja rumah tangga untuk meminjam dari pemberi pinjaman uang berlisensi, tetapi mengakui ambang batas hukum hingga 60% dalam suku bunga yang diizinkan dikenakan oleh pemberi pinjaman uang legal masih sangat tinggi.

Agar BMI Hongkong Tidak Pinjam ke Rentenir, Pemerintah Diminta Turunkan Bunga Pinjaman di Tempat Pinjaman Resmi Oleh Anggota Dewan Hongkong

Powered by Blogger.
close