loading...

SUARABMI.COM - Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maaruf Amin Hong Kong, mendata bahwa bahwa hanya ada sekitar 27.411 BMI saja yang berhasil nyoblos, Padahal kita tahu jumlah BMI Hongkong itu lebih dari 180 ribu orang.

“Kami berpendapat bahwa Pemilu 2019 ini adalah pemilu yang paling buruk”, kata Michael Cheng, wakil dari Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maaruf Amin Hong Kong-Macau, tak lama setelah PPLN HK dan Panwaslu HK menemui para WNI calon pemilih yang gagal nyoblos di Elizabeth Stadium, Wan Chai, Minggu, 14/4/2019, sekitar pukul 9 malam.
[post_ads]
Michael yang mewakili TKN Jokowi-Maaruf Hong Kong sempat berusaha meminta Ketua PPLN Hong Kong Suganda Suprianto (Chris) dan Ketua Panwaslu HK Fajar Kurniawan untuk membolehkan para WNI yang tersisa untuk mencoblos.

Fajar Kurniawan mewakili Panwaslu HK sempat menjanjikan membolehkan pencoblosan dengan syarat identitas yang harus jelas.

Namun setelah membahas lebih lanjut dengan Ketua PPLN HK Suganda Suprianto, akhirnya keduanya sepakat menolak dengan alasan PPLN HK telah mengadakan rapat penutupan.
[post_ads_2]
Ahmad Iman, staf khusus Menteri Tenaga Kerja Indonesia ini menyerukan agar semua saksi parpol dan masyarakat Indonesia di Hong Kong menuntut agar PPLN dan Panwaslu bersikap transparan membuka penyebab semrawutnya pelaksanaan pemungutan suara di Hong Kong.

Bagaimana kelanjutannya? apakah Hongkong akan diadakan pemilu ulang? kita tunggu keputusan dari Bawaslu, Kalau di Sydney ada pemilu ulang.

Dari Jumlah Pemilih BMI Hong Kong 180 ribu orang, Hanya 27.411 yang Bisa Mencoblos Kemarin, Sisanya Kemana?

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini