loading...

SUARABMI.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang dalam Pilpres 2019. Mereka memperoleh 85.607.362 suara sah.

Raihan suara Jokowi-Ma'ruf setara dengan 55,50 persen dari total suara sah di Pilpres 2019 sebanyak 154.257.601 suara.

Hal itu ditetapkan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Nasional Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (21/5) dini hari pukul 01.46 WIB. Rapat dipimpin Ketua KPU Arief Budiman.

Sementara pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 68.650.239 suara sah. Dengan kata lain, Paslon 02 meraih 44,50 persen dari total suara sah.
[ads-post]
Jarak keunggulan Jokowi atas Prabowo naik tipis dari Pilpres 2014. Saat itu, Jokowi-JK meraih 70.997.85 suara atau 53,15 persen suara sah. Sementara Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapatkan 62.576.444 suara 46,85 persen suara sah.

KPU mencatat ada 199.987.870 pemilih dalam Pilpres 2019. Sementara 158.012.506 orang atau 81,79 persen di antaranya menggunakan hak pilih.

Namun Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi menolak menandatangani berita acara hasil penghitungan pilpres tersebut.

"BPN 02 menyatakan menolak hasil Pilpres yang telah diumumkan. Penolakan ini sebagai monumen moral bahwa kami tidak menyerah untuk melawan ketidakadilan, untuk melawan kecurangan," ujar Azis Subekti saat rapat pleno penetapan rekapitulasi hasil suara di gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa (21/5) dini hari.

Menurut BPN mereka tak menerima ketetapan KPU karena dinilai telah menciderai demokrasi.

Hitung Manual Selesai, KPU Nyatakan Jokowi Ma-ruf Pemenang Pilpres, Kubu Prabowo Tolak Tanda Tangan

Powered by Blogger.
close