loading...

SUARABMI.COM - Gabungan Tim Satuan Khusus Departemen Imigrasi Tainan dengan depnaker kota Tainan serta kepolisian militer saat melakukan razia berhasil menangkap 15 wanita migran overstayer asal Vietnam yang bekerja menjadi wanita penghibur di tempat karaoke distrik Mathou.

Sebagaimana dilansir media online Yahoo News (26/5/2019), ke-15 wanita migran asal Vietnam tersebut masuk ke Taiwan dengan menggunakan visa turis dan masa izin tinggalnya sudah habis atau overstayer namun tetap bekerja secara ilegal di tempat karaoke.

Saat melakukan pemeriksaan identitas, polisi tercengang ketika mengetahui salah satu diantaranya yaitu seorang wanita cantik yang memiliki body seperti foto model dengan panggilan Xiao Man (小曼), setelah diperiksa identitasnya melalui paspor ternyata adalah seorang laki-laki.
[post_ads]
Setelah diselidiki, ternyata "wanita" tersebut sebelumnya pernah pergi ke Thailand untuk melakukan operasi transeksual. Dikarenakan di Vietnam ia kesulitan dalam mengubah catatan jenis kelamin, maka di dalam paspor masih tercatat jenis kelaminnya adalah pria. 

Sementara itu, Kapten Tim Satuan Khusus Departemen Imigrasi Tainan Xiong De-ren(熊德仁) mengatakan, timnya telah melakukan penyelidikan ulang supaya mengosongkan tempat karaoke tersebut dan pintunya ditutup setelah semua penghuninya berkumpul di loby.

Xiong De-ren menyatakan bahwa pengusaha tempat karaoke yang memperkerjakan migran asing sebagai wanita penghibur yang masuk ke Taiwan dengan menggunakan bebas visa telah melanggar Undang-Undang Layanan Ketenagakerjaan dan akan dikenakan denda maksimum NTD 750.000.
[post_ads_2]
Selain itu, lanjut Xiong De-ren, orang asing yang datang ke Taiwan dengan visa turis jika diketahui bekerja secara ilegal dapat dikenakan denda hingga NTD 150.000, dan mereka tidak diizinkan datang ke Taiwan lebih dari tiga tahun. Xiong Deren juga memohon kepada publik dan wisatawan yang datang ke Taiwan untuk tidak menganggap itu hanyalah sebuah keberuntungan demi kepentingan pribadi. Ingin mencoba bermain dengan hukum, tidak tunduk pada hukum yang berlaku, mereka tidak berpikir bahwa tindakannya itu tidaklah sebanding dengan kerugian di kemudian hari.

Sementara di tempat lain, Tim Satuan Khusus Departemen Imigrasi Tainan juga berhasil menangkap 4 orang Anak Buah Kapal (ABK) beserta 1 orang majikan yang sedang mengumpulkan ikan hasil tangkapannya di distrik Peimen, Kota Tainan.

liputanbmi

Polisi Taiwan Tercengang, “Wanita” Overstayer yang Tertangkap Ini Ternyata Banci

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini