loading...

SUARABMI.COM - RA (14 tahun) seorang pelajar kelas VIII SMP nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon mangga di halaman sekolah PAUD yang berada tak jauh dari rumahnya di Kampung Benda, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/4/2019).

Empat hari sebelum kejadian RA mendatangi uwanya Nurlaela Sari. Kepada Nurlaela, korban mengungkapkan tak tahan lagi tinggal bersama ayahnya yang kini sudah memilik istri lagi.

"Empat hari lalu RA ini ke rumah saya, nangis dan cerita sudah tak tahan lagi tinggal sama ayahnya yang sekarang sudah punya istri lagi," ungkap Nurlaela.
[ads-post]
Kepada Nurlaela, korban mengaku sering dimarahi oleh ayahnya bahkan pernah dipukul. "Hal itu yang membuat RA tak betah dan ingin pindah," lirih Nurlaela.

Nurlaela sudah menyampaikan kejadian ini kepada Dewi, ibu kandung korban yang kini masih bekerja sebagai TKW di Hongkong. Ibu kandungnya sangat berduka dan terpukul serta meminta kasus kematian anaknya ini diusut tuntas.

"Ibunya yang masih kerja di Hongkong nelpon ke saya. Dia pengen kasus ini diusut tuntas supaya ketahuan penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu," tukas Nurlaela.

Sementara itu, jenazah korban sudah dimakamkan tak jauh dari rumah duka.

sukabumiupdate

Tak Tahan Hidup Bersama Ibu Tiri, Anak TKW Hong kong Kelas 3 SMP Ini Nekad G4ntung Diri

Powered by Blogger.
close