loading...

SUARABMI.COM - Sebanyak tiga puluh enam warga negara asing (WNA) telah ditangkap dalam aksi penggerebekan yang dilakukan secara terpisah di Kabupaten Yunlin dan Taichung, wilayah barat daya taiwan.

Penangkapan WNA bermasalah ini dilakukan oleh Badan Imigrasi Nasional (NIA) pada hari Sabtu (15/06/2019) sebagai bagian dari pemberantasan pekerja migran yang berstatus ilegal dan warga migran yang menyalahi aturan keimigrasian di Taiwan karena berstatus overstayed visa.

Agen khusus dari pihak NIA cabang Yunlin bergabung dengan petugas penegak hukum setempat dalam aksi penggerebekan sebuah rumah dimana 27 warga negara asing ditemukan dan ditangkap.

Dalam aksi penangkapan tersebut, pihak NIA Yunlin juga berhasil membekuk seorang gadis di bawah umur yang dilaporkan bersembunyi di lemari pakaian saat apartemen tersebut digerebek petugas berwajib, kata pejabat NIA cabang Yunlin dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan kepada Focus Taiwan pada hari Minggu (16/06).

Gadis itu ditemukan telah melampaui masa tinggal visa turisnya di Taiwan dan kemudian ditahan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Taiwan. Sedangkan puluhan WNA lainnya ditemukan telah bekerja secara ilegal di Taiwan.
[ads-post]
Selain dari 27 WNA yang ditahan, terdapat pula sekitar 14 warga Taiwan yang juga ditangkap dalam aksi penggerebekkan itu.

Adapun 14 warga Taiwan yang ditahan terdiri dari delapan pengusaha, tiga calo pekerja migran ilegal, seorang tersangka pencurian dan dua tersangka pelaku pelecehan seksual, menurut laporan Focus Taiwan.

Sementara itu, agen khusus dari NIA cabang Taichung dilaporkan menangkap sembilan warga negara Vietnam, yang dikonfirmasi telah kabur dari majikan atau tidak memperpanjang visa tinggal mereka di Taiwan.

9 pekerja migran asal Vietnam ini ditangkap dari sebuah lokasi konstruksi di distrik Qingshui, Taichung pada hari Sabtu (15/06).

Pihak NIA cabang Taichung dalam sebuah pernyataan kepada pers pada hari Minggu (16/06) mengungkapkan bahwa mereka akan segera mendeportasi para pekerja migran ilegal tersebut.

Agen khusus NIA cabang Taichung mengatakan mereka masih mencari calo yang mengatur pekerjaan ilegal untuk warga negara asing yang ditangkap dan orang-orang yang terlibat dalam mempekerjakan pekerja migran asing di wilayah tersebut.

Pihak NIA cabang Taichung mengatakan bahwa bagi majikan atau perusahaan yang mempekerjakan pekerja asing secara ilegal dapat menghadapi denda antara NT$ 150.000 hingga NT$ 750.000.

CNANews, Focus Taiwan, indogo

13 Hari Sebelum Masa Amnesty Kaburan Ditutup, 36 Kaburan dan Ilegal Berhasil Dicyduk Polisi di Yunlin Dan Taichung

Powered by Blogger.
close