loading...

SUARABMI.COM - Mulai 1 Juli 2019, siapa pun yang ketahuan mengendarai sepeda pancal, sepeda listrik, atau sepeda roda tiga dalam pengaruh alkohol akan dikenai denda pertama sebesar NT $ 600-NT $ 1.200 (270 ribu  hingga 540 ribu), sementara mereka yang menolak untuk dites kadar alkoholnya akan didenda NT $ 2.400, Kata Badan Kepolisian Nasional Taiwan sebagaimana dilansir suara BMI dari focus Taiwan.

Badan Kepolisian Nasional Taiwan membuat pengumuman dalam sebuah pernyataan sehari sebelum amandemen terhadap Manajemen Lalu Lintas Jalan dan UU Penalti, yang mulai berlaku pada 1 Juli. 

Di bawah amandemen tersebut, pengendara yang dihukum karena pelanggaran DUI pertama kali akan dilakukan. dikenakan denda sebesar NT $ 30.000-NT $ 120.000, sedangkan hukuman untuk pengendara sepeda motor tidak berubah pada NT $ 15.000-NT $ 90.000. 

Mereka yang memiliki dua pelanggaran dalam lima tahun akan menghadapi denda sebesar NT $ 90.000-NT $ 120.000 untuk pelanggaran kedua.

Sebelum undang-undang yang diamandemen, pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang dinyatakan bersalah karena mengemudi dalam keadaan mabuk didenda NT $ 15.000-NT $ 90.000 setiap kali. 
[ads-post]
Undang-undang yang diamandemen juga menetapkan bahwa pengemudi yang tidak berhenti di pos pemeriksaan atau menolak untuk mengambil tes ketenangan risiko denda sebesar NT $ 180.000, dua kali lipat NT $ 90.000 saat ini, dengan peningkatan tambahan sebesar NT $ 180.000 untuk setiap pelanggaran sesudahnya, NT $ 360.000 untuk pelanggaran kedua dll. 

Pengemudi mabuk menghadapi penangguhan dua tahun dari SIM mereka, sementara mereka yang membawa anak-anak di bawah 12 tahun atau yang melukai orang lain akan ditangguhkan selama dua hingga empat tahun. 

Dalam kasus ketika pelanggaran menyebabkan cedera parah atau kematian, kendaraan pengemudi dapat disita dan SIM-nya dicabut secara permanen.

Undang-undang yang diamandemen ini juga terkait dengan denda antara NT $ 600-NT $ 3.000 pada siapa pun yang merupakan penumpang berusia 18 tahun ke atas dalam kendaraan yang dikendarai oleh pengemudi mabuk. 

Penumpang berusia 70 atau lebih, dengan cacat mental atau mereka yang bepergian dengan bus atau pelatih dibebaskan dari hukuman. 

Badan Kepolisian Nasional mengatakan bahwa untuk menunjukkan tekadnya untuk menerapkan undang-undang baru, kampanye nasional akan diluncurkan terhadap mengemudi dalam keadaan mabuk dengan titik pemeriksaan meningkat sekitar Taiwan 1-3 Juli. 

Antara 2014-2018, 341.448 pengemudi dihukum karena pelanggaran DUI pertama kali, sementara 88.355 dihukum untuk kedua kalinya atau lebih, menurut statistik Badan Kepolisian Nasional. 

Mulai 1 Juli Besuk, Siapapun Mengendarai Sepeda Pancal, Sepeda Listrik atau Roda 3 Dalam Kondisi Mabuk Bakal Didenda Hingga NT$ 1200, Sebarkan Kepada Teman - Teman

Powered by Blogger.
close