loading...

SUARABMI.COM - Pada tanggal 11 Agustus 2019 nanti, bertepatan dengan perayaan hari raya idul adha, pemerintah kota Taipei mengadakan kegiatan cek kesehatan dan potong rambut gratis untuk para BMI di Taiwan.

Cek kesehatan mencakup pengukuran tinggi badan, berat badan, lemak tubuh dan tekanan darah serta pemeriksaan mata dan gigi menurut Chen En-mei (陳恩 美), Sekretaris di Kantor Tenaga Kerja Asing dan Cacat Kota Taipei (FDLO).

Para BMI yang ingin iktu serta dalam pemeriksaan dan potong rambut gratis harus menunjukkan ARC dan Cien Po Kha (askes) kepada panitia di Stasiun Utama Taipei, kata Chen.

Tak hanya itu, para BMI juga akan dibekali informasi dan sosialisasi mengenai pencegahan HIV/AIDs yang merupakan penyakit yang mematikan akibat gonta ganti pasangan.

"Kami mengambil kesempatan ini untuk menunjukkan kepada para pekerja migran bahwa pemerintah kota peduli dengan mereka," kata Chen. 
[ads-post]
Dia mengatakan kegiatan lain seperti permainan Mandarin sederhana akan diadakan di tempat tersebut pada 11 Agustus, memungkinkan pekerja migran memenangkan hadiah kecil jika mereka dapat mengenali karakter untuk barang-barang rumah tangga seperti pasta gigi, sabun dan handuk. 

"Ini bertujuan membantu banyak pengasuh migran di Taipei untuk berkomunikasi lebih baik dengan majikan mereka yang lanjut usia," katanya. 

Di bawah inisiatif FDLO, acara serupa diadakan pada 28 April lalu, dan dua lainnya dijadwalkan untuk 20 Oktober dan 8 Desember 2019 nanti, kata Chen.

"Semua acara ini diadakan pada hari Minggu karena pada saat itulah sebagian besar pekerja migran memiliki hari libur dan banyak dari mereka biasanya berkumpul di Stasiun Utama Taipei untuk bersosialisasi dengan teman-teman," kata Chen. "Kami mengundang semua pekerja migran di seluruh negeri untuk datang dan berpartisipasi." 

Pada akhir Juni, ada 707.954 pekerja migran di Taiwan, dengan Indonesia sebagai sumber terbesar, terhitung 269.826, diikuti oleh Vietnam dengan 222.938, Filipina 154.685, dan Thailand 60.503, menurut Kementerian Tenaga Kerja. 

Di Taipei, jumlah pekerja migran pada akhir Mei adalah 46.554, 92,5 persen di antaranya bekerja sebagai pengasuh, menurut statistik FDLO.

Cek Kesehatan dan Potong Rambut Gratis di Stasiun Taipei Pada 11 Agustus Nanti (Idul Adha) untuk Para Pekerja Migran Indonesia

Powered by Blogger.
close