loading...

SUARABMI.COM - Kemarin ada berita heboh dikalangan warga Taiwan dimana ada berita tentang sekelompok pekerja migran dari Asia Tenggara yang sedang duduk-duduk di pelataran Piramid (ASEAN Square) Taichung yang dibubarkan secara paksa oleh petugas Kepolisian Wilayah Taichung.

Dalam berita tersebut, disebutkan bahwa ada larangan dari pemerintah Taiwan untuk duduk-duduk di sekitaran tempat-tempat publik yang sudah ditentukan.

Sekitar pukul 19:30, polisi mengerahkan hampir seluruh tim untuk mengusir para TKA yang duduk di lapangan dan area sekitar gedung Piramid, Taichung.

Polisi Taiwan melakukan hal ini karena beberapa waktu sebelumnya banyak selebaran yang ditempel yang memberitahukan bahwa acara duduk - duduk bergerombol dilarang, karena dianggap sebagai pemicu kerusuhan.
[ads-post]
Bahkan tindakan Polisi ini yang mengusir para TKA dianggap tindakan yang tidak menghormati budaya warga Asia Tenggara yang memang suka duduk -duduk bergerombol.

Sementara itu Kepolisian Taichung menepis anggapan itu, Polisi tidak bermaksud memperlihatkan kekuatan semena mena mereka, mereka hanya berharap para TKA ini dapat lebih awal pulang untuk beristirahat.

Selain itu Ia juga menambahkan, dikarenakan akhir-akhir ini banyak isu mengenai perkelahian sehabis mabok di area itu. Ditambah banyak sekali sampah berserakan yang menjadi keluhan masyarakat sekitar serta adanya BMI yang nyambi jualan dimana hal ini melanggar visa mereka. Oleh sebab itu, Pihak kepolisian juga kerap lebih ekstra mengawasi daerah tersebut. 

Terkait ini, Kantor Asosiasi Buruh Internasional Taichung, mencibir tindakan polisi setempat yang mengusir TKA yang duduk di area Gedung Piramid.

Bahkan postingan TIWA di fanpage dalam berbahasa mandarin viral di kalangan warga Taiwan khusus nya yang berada di daerah Taichung.

"Duduk berkumpul seperti ini adalah budaya di Indonesia, keluarga makan, mengobrol, berinteraksi, semua orang duduk di tanah. Hari ini, pemerintah telah menggunakan kekuatan publik untuk mengusir para pekerja migran duduk di tanah, apa sebenarnya itu? Kami tidak bisa membantu tetapi bertanya sekali lagi, ASEAN siapa ini? Alun-alun siapa?" Tulis Tiwa dalam bahasa Mandarin.

Sebenarnya Tim yang bertugas tersebut bukan di khususkan untuk melakukan pengusiran seperti apa yang di sebarkan.

Akan tetapi mereka ditugaskan untuk melakukan razia ekstra terhadap tempat-tempat hiburan seperti KTV dan club malam yang ada disana. Selain itu, Tim juga melakukan upaya antisipasi perkelahian.


sumber: YurongTW, Tiwa, Andiazhar, Facebook

Duduk Bergerombol Diduga Pemicu Perkelahian, Mabok dan Sampah Dimana - Mana Serta Jualan, TKI di Taichung Ini Diusir Polisi Biar Bubar, Berikut Videonya

Powered by Blogger.
close