loading...

SUARABMI.COM - Ramli (37) akhirnya bisa melihat jasad Isa (31), kekasihnya yang meninggal dunia diduga akibat meminum racun. Namun Ramli tak sempat mengantar perempuan yang dicintainya itu untuk dikebumikan.

Ramli tak ikut mengantarkan jenazah Isa hingga liang lahat karena malu belum memenuhi sisa uang adat mahar (panai). Padahal pihak keluarga Isa memperbolehkan Ramli untuk ikut ke pemakaman.

Kepala Desa Punagaya, Andi Pangerang, menemani Ramli saat melihat Isa untuk terakhir kalinya. Tangisnya pun pecah saat duduk hingga memeluk jenazah istrinya. Ramli sempat memeluk jenazah istrinya. Suasana haru juga dirasakan orang yang ada di lokasi.

Diketahui, cinta Ramli dan Isa kandas karena terbentur uang mahar. Lamaran Ramli tak diterima keluarga Isa karena hanya mampu membayar Rp 10 juta. Sementara pihak keluarga Isa meminta uang panai sebesar Rp 15 juta.
[ads-post]
Ramli dan Isa pun sempat kawin lari, mereka kawin siri. Tak lama, Ramli kembali mendatangi keluarga Isa untuk membicarakan uang lamaran. Namun pihak keluarga Isa tetap kukuh uang panai dengan jumlah yang sama. Situasi ini membuat Isa kecewa hingga akhirnya menenggak racun. Isa sempat dirawat di puskesmas dan RS Takalar.

Pengurus Desa Punagaya, domisili Ramli, menyatakan akan secepatnya memberi bantuan dengan menggalang dana bagi pelunasan biaya lamarannya.

Sebelumnya, Ramli berharap diizinkan pihak keluarga kekasihnya untuk melihat jenazah Isa sebelum dikuburkan. Namun dia paham keinginannya itu susah untuk terwujud.

Saat ini Isa telah dimakamkan di TPU setempat. Keluarga yang datang melayat pun ramai. Di pekarangan rumah tampak beberapa personel dari TNI-Polri hadir di tengah keluarga yang melayat. 

detikcom

Kandas Calon Suami Tak Bisa Memberikan Mahar yang Dituntut Calon Mertuanya, Mempelai Wanita Ini Pilih Tenggak Racun Hingga Tewas

Powered by Blogger.
close