loading...

SUARABMI.COM - Sebagian besar pasien yang menderita kanker serviks (leher rahim) biasanya baru menyadari penyakit mereka dan datang ke dokter setelah berada pada stadium lanjut. Hal ini jamak terjadi, karena gejala umum kanker serviks berlangsung belasan tahun serta tidak ditunjukkan gejala awalnya.

Seperti dialami seorang pekerja migran Indonesia (PMI), Wati – bukan nama sebenarnya – asal Weleri, Jawa Tengah. Wati awalnya mengalami perdarahan yang tidak wajar. Ketika sedang mandi misalnya, mendadak keluar darah banyak, menyerupai air disertai darah menggumpal. Selain itu Wati juga keputihan, meskipun tidak gatal dan bau. ”Sekitar empat bulan yang lalu saya keputihan. Dan ketika sedang mandi, darah keluar banyak sekali. Saya takut, tapi tidak berani bilang ke majikan,” tuturnya kepada Apakabar Online.com di Price of Wales Hospital, Shatin, Minggu (23/6).
[post_ads]
Wati mulai dirawat di Prince of Wales Hospital pada 7 Juni 2019. Dari hasil pemeriksaan dokter, Wati diketahui mengidap kanker serviks stadium 4B. Kanker tersebut sudah menyebar ke organ tubuh lain yang lebih jauh, seperti tulang, hati, dan paru-paru, sehingga dokter tidak bisa melakukan  tindakan apa pun. ”Saya hanya bisa pasrah dan ingin segera pulang, berkumpul dengan anak cucu,” tambah perempuan berusia 53 tahun tersebut.

Karena perut Wati juga membesar, saat ini tindakan yang bisa dilakukan rumah sakit hanya memasang selang di perut, supaya cairan di dalam yang berupa darah dan keputihan bisa keluar. Minggu (30/6), majikan Wati bekerjasama dengan agen rupanya sudah berniat memulangkan dia ke Tanah Air. Namun, sesampai di bandara, pihak Imigrasi menolak dengan alasan kondisi Wati tidak memungkinkan untuk pulang.
[post_ads_2]
Akhirnya, Wati pun kembali dibawa ke Prince of Wales Hospital. ”Sama majikan, saya hanya dikasih uang sisa gaji dan cuti tahunan HK$ 5.250. Saat di bandara, keadaan saya memang lemah sekali dan terus muntah-muntah,” kata Wati saat kembali dijenguk ApakabarOnline.com, Senin (1/7).

Kanker serviks adalah jenis kanker yang berkembang di leher rahim seorang wanita. Persisnya di pintu masuk rahim dari vagina. Untuk mencegah terjadinya kanker leher rahim, bisa dilakukan dengan rutin memeriksakan diri ke dokter serta melakukan deteksi dini melalui prosedur pap smear dan menghindari faktor pemicu kanker serviks. | AP

Kanker Leher Rahim Penyakit yang Harus Diwaspadai Kaum Hawa

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini