loading...

SUARABMI.COM - Salah seorang tenaga kerja Indonesia di Taiwan tertangkap Polisi mengendarai sepeda listrik dalam kondisi habis minum 'tuak' dan menolak di periksa sehingga ia harus menganggung denda sebesar NT$2400 akibat ulahnya sendiri.

Seperti diberitakan oleh United Daliy News (7/7/2019), selama tiga hari berturut-turut kepolisian lalu lintas kota Taichung melakukan pemeriksaan terhadap semua pengendara sepeda listrik maupun sepeda biasa.

Setidaknya ada 131 kasus yang berhasil dikumpulkan, dari jumlah itu ada empat orang adalah pekerja migran termasuk salah satunya dari Indonesia dan harus ditindaklanjuti.
[ads-post]
Lin Mu-hong, Brigade Kepolisian Lalu Lintas Kota Taichung  mengatakan, siapa saja yang mengendarai sepeda, sepeda listrik atau alat transportasi lainnya jika diketahui habis minum maka akan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Lin Mu-hong juga menekankan apabila dalam pemeriksaan kadar alkohol hasilnya 0.25 mg ke atas
atau konsentrasi alkohol dalam darah 0,05% atau lebih maka akan didenda NTD 1200 dan jika menolak untuk diperiksa maka dendanya akan lebih berat lagi yaitu NTD 2400.

Aturan baru seperti ini tidak hanya berlaku bagi warga Taiwan saja melainkan siapapun itu baik pekerja migran maupun wisatawan asing. Sebaiknya mereka tidak melanggar peraturan yang telah ditetapkan demi keselamatan diri sendiri juga orang lain.

TKI Taiwan Didenda NT$2400 Oleh Polisi Karena Habis Mabuk Naik Sepeda Listrik dan Menolak Untuk Diperiksa

Diberdayakan oleh Blogger.
close