loading...

SUARABMI.COM - Seorang pengasuh anak Indonesia dijatuhi hukuman tujuh setengah tahun penjara oleh Pengadilan Distrik New Taipei pada hari Senin (22/7) karena secara tidak sengaja membunuh bayi yang berusia tujuh bulan dari pasangan TKI kaburan yang mempekerjakannya.

Terdakwa, yang diketahui bernama Juwita Ekasari, telah mulai bekerja sebagai pengasuh untuk pasangan pekerja migran Indonesia kaburan pada bulan Desember tahun lalu dengan imbalan NT $ 14.000 per bulan, menurut putusan tersebut. 

Sari merawat bayi laki-laki ini hanya selama seminggu. Selama waktu perawatan ini, karena bayi laki-laki itu sering menangis ditambah masalah pribadi, emosi Sari tidak terkendali. 

Namun, sekitar jam 2 pagi 9 Desember, terdakwa memanggil orang tua bayi untuk memberi tahu mereka bahwa bayi mereka mengalami muntah dan menggigil. Bocah itu segera dibawa ke Rumah Sakit Wanfang di dekatnya untuk perawatan darurat tetapi tidak selamat, kata putusan itu.
[ads-post]
Hasil post mortem mengungkapkan bahwa bayi itu menderita pendarahan di otak dan di belakang retina, yang menyebabkan kematiannya. 

Penyelidik juga menemukan bahwa Ekasari telah tinggal lebih lama di Taiwan karena visa kerjanya telah kedaluwarsa alias juga kaburan. 

Selama persidangan, Ekasari mengaku melontar - lontarkan bayi itu dua atau tiga kali. Seorang saksi mata juga membenarkan melihat terdakwa melontar - lontarkan bayi sambil menyuruhnya berhenti menangis. 

Pengadilan memutuskan bahwa terdakwa akan tetap berada di balik jeruji besi selama tujuh tahun dan enam bulan dan akan dideportasi setelah dia menyelesaikan masa hukumannya.  Putusan belum final dan dapat diajukan banding. 

sumber: focustaiwan, YurongTW (media parnert) dengan link sebagai berikut: TKW kaburan pembunuh bayi 7 bulan ini, akhir nya di vonis 7 Tahun 6 Bulan.

TKW Kaburan Indonesia di Taiwan Dijatuhi Hukuman 7 Tahun 6 Bulan Karena Terbukti Menyebabkan Kematian Anak TKI Kaburan Lainnya yang Berusia 7 Bulan

Powered by Blogger.
close