loading...

SUARABMI.COM - Tukiyem, BMI Taiwan yang berstatus swasta atau kaburan ini sedang menderita infeksi paru - paru dimana beberapa waktu lalu meminta bantuan kepada Mbok Cikrak dan kini dirawat di rumah sakit Sen Tao.

Tukiyem, BMI asal Purworejo Banyuwangi ini kabur dari majikan resminya sejak dua tahun silam, Ia datang ke Taiwan awal tahun 2016 sebagai PRT di sebuah keluarga yang cukup berantakan sehingga membuat dia mesti mengeluarkan tenaga ekstra dalam bekerja. 

Dikarenakan pekerjaan yang dipikul terlalu berat, dan pihak agency yang tidak dapat membantu. Ia akhirnya memutuskan menyerah diparuh jalan. 
Namun ia juga masih tidak ingin pulang ke kampung halamannya dikarena masih banyak tanggungan yang harus ia pikul di pundaknya.

Setelah kabur, ia sempat berpindah pindah pekerjaan, lika liku kehidupan menjadi BMI kaburan pun sedikit banyak telah ia rasakan dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga dalam hidupnya.

Wanita kelahiran 1986 ini pernah juga ditipu dalam persoalan gaji oleh agency kaburan. Ia juga pernah di pungut biaya taxi dan uang job yang sangat tinggi.

Bulan Mei 2019, Tukiyem mulai merasakan ada gangguan pernafasan pada dirinya. Ia sering sekali susah bernafas pada saat malam hari, rasa sakit itu ia tahan dan abaikan lebih dari setahun belakangan. Dan akhirnya Ia memutuskan untuk menyerahkan diri (14/7) dan meminta bantuan Mbok cikrak untuk pengurusan dokumennya.
[ads-post]
Saat bertemu Mbok CIkrak, Ia kelihatan gugup dan belum mau berbicara jujur terkait kesulitannya dalam pernafasan. Mbok Cikrak sebenarnya sudah sedikit mengetahui permasalahannya dari teman yang memperkenalkan dirinya kepada Mbok Cikrak.

Mbok Cikrak mulai melakukan perbincangan ringan dengan Tukiyem saat perjalanan pulang. Singkat cerita, Ternyata Tukiyem tidak berani ke Rumah sakit karena takut.
Takut akan penyakit yang di idap serta takut akan biaya yang tinggi karena ia adalah kaburan dan tidak mendapat proteksi atau bantuan biaya apapun dari kedua negara. Baik Indonesia maupun Taiwan, Mbok Cikrak pun mulai memberi arahan kepada dirinya tentang pentingnya kesehatan, Alhasil hati Tukiyem terbuka dan ia memberanikan diri untuk pergi memeriksa. Tukiyem terlihat terpincang pincang saat tiba di UGD Rumah sakit

Dari hasil pemeriksaan Sentao Hospital. Ternyata Tukiyem telah terkana Pneumonia atau infeksi paru-paru. Dari penjelasan dokter penyakit ini tidak menular akan tetapi cukup berbahaya jika dibiarkan.

Kondisi terakhir Tukiyem hari ini (15/7) Tukiyem sudah di berikan suntikan penangkal bakteri dan sekarang sedang melakukan perawatan masa pulih.

Artikel ini terbit di YurongTW dengan judul 'Tukiyem , BMI kaburan terkena Pneumonia, Sekarang tengah menjalani perobatan'

TKW Swasta Asal Banyuwangi Derita Infeksi Paru, Ia Menjadi Kaburan Karena Pekerjaan yang Berlebihan di Majikan dan Agensi yang Angkat Tangan Untuk Membantu

Powered by Blogger.
close