loading...

SUARABMI.COM - Setidaknya ada 16 BMI Hongkong yang kemarin tidak bisa pulang karena tiketnya dicencel karena semua penerbangan di  Bandara Hongkong tidak bisa beroperasi.

Mereka yang penerbangannya di cancel terpaksa menunggu dibukanya kembali penerbangan di terminal dua, tiduran ditempat seadanya.

Sebagaimana diceritakan Tevi dari Kediri, ia seharusnya pulang ke Indonesia kemarin namun karena tidak ada jadwal penerbangan akhirnya ia menunggu dan booking tiket kembali untuk keberangkatan hari ini. "Semoga saja kita bisa terbang jam 5 ini" Harap Tevi

Namun menurut Tevi dan 3 temannyayang booking ulang tidak lagi membayar tiket yang yang sudah dibeli sebelumnya.
[ads-post]
Semalaman Tevi dan teman - temannya tiduran di lantai, "ya kita tiduran di lantai sini, sampai ada yang masuk angin" Ujar Tevi

Selain itu juga ada 13 BMI lainnya yang mengalami hal yang sama, mereka gagal terbang akibat bandara diduduki para demonstran.

Bahkan salah satu BMI asal Banyuwangi sudah 2 hari dibandara bahkan keluarga di Indonesia juga sudah 2 hari menunggu di bandara Juanda Surabaya.

Saat ini kondsi di Bandara sudah lumayan kondusif dan petugas sudah mulai melepasi solatif kuning yang dipasang dilantai.

Salah seorang demonstran mengatakan bahwa kemarin setidaknya ada 100 WNI dan BMI yang terhambat penerbangannya namun kini berangsur pulih kembali.

Sekitar 90 penerbangan telah dibatalkan, tetapi layanan telah mulai pulih kembali dan konter check-in mulai buka dan hanya sekitar 20 hingga 30 pengunjuk rasa yang tersisa di aula kedatangan.

100 BMI dan WNI Hongkong Menjadi Korban Gagal Terbang Akibat Demo di Bandara Hongkong, Terdampar Hingga Menginap Di Bandara

Powered by Blogger.
close