loading...

SUARABMI.COM - Sekitar 10.000 rumah tangga di Taiwan selatan terputus aliran listriknya setelah Badai Tropis Bailu menyapu wilayah tersebut hari ini (24/8) dan menyebabkan pemadaman pada 73.210 rumah di Taiwan.

Pada jam 6 sore, total 13.519 rumah tangga dibiarkan tanpa listrik, dengan mayoritas dari mereka di Kabupaten Taitung, diikuti oleh Kabupaten Nantou, Kabupaten Hualien, Kabupaten Pingtung, Kabupaten Chiayi, dan Kota Tainan. 

Menurut petugas, listrik diperkirakan akan kembali pulih sepenuhnya pada sekitar pukul 10 malam ini. 

Dalam pengarahan terakhirnya, CEOC mengatakan bahwa Bailu juga menyebabkan tanah longsor yang parah di beberapa daerah pegunungan.
[ads-post]
Pada pukul 3:30 sore, dua desa di Kotapraja Yenping, Kabupaten Taitung diberikan peringatan merah untuk tanah longsor, yang berarti bahwa pemerintah setempat diwajibkan untuk mengevakuasi orang-orang yang tinggal di dekat sungai. 

Juga, total 545 lokasi tepi sungai di Taiwan timur dan selatan tetap dalam kondisi siaga kuning, yang berarti penduduk yang tinggal di daerah tersebut disarankan untuk mengungsi. 

Peringatan kuning dikeluarkan untuk enam desa di Kabupaten Yilan, Kabupaten Nantou, Kota Kaohsiung, Kabupaten Pingtung, Kabupaten Taitung dan Kabupaten Hualien. 

Menurut CEOC, belum ada korban yang dilaporkan dari Badai Tropis Bailu, tetapi ada insiden yang membutuhkan operasi penyelamatan.

Sebuah minivan yang mengangkut 14 orang harus diselamatkan sekitar tengah hari tadi setelah terperangkap di daerah pegunungan di Kabupaten Hualien karena tanah longsor. 

Di Taitung, pemadam kebakaran setempat melaporkan bahwa banjir di Kota Luye menyebabkan empat penumpang terdampar di dalam kendaraan sekitar jam 1 siang. Sejak itu mereka telah diselamatkan dari kendaraan. 

Akibat Terjangan Topan Bailu, 10.000 Rumah Terputus Aliran Listrik, Banjir dan Tanah Longsor di Taiwan Selatan

Powered by Blogger.
close