loading...

SUARABMI.COM - Karyana, ABK asal Indramayu ini tervonis sakit serangan jantung. Kondisi Masih di Rumah sakit Shuang He menantikan pertolongan.

Karyana kelahiran 1973 Asal Indramayu, Datang ke Taiwan di akhir bulan Mei lalu, bekerja sebagai ABK baru 17 hari di Keelung, terakhir di kembalikan ke agensi dan nganggur sampai sekarang. 

Dia di kembalikan ke agensi karena mudah lelah dan sering mengalami sakit dibagian leher (ini merupakan salah satu efek dari penyakit serangan jantung). Namun saat itu tidak ada pihak yang mengetahui terkait penyakit yang di idapnya.

Kini Karyana harus dirawat inap di Rumah sakit Shuang He lagi untuk ke dua kali nya dikarenakan gangguan pada sistim saraf pada jantung / serangan jantung.

Karyana dulu memang sempat dilarikan ke Rumah sakit Shuang He, ZhongHe New Taipei City. pada tanggal (17/7) kemarin dan mendapat vonis gagal saraf jantung atau serangan jantung. Setelah mendapat perawatan lebih kurang 10 hari, akhirnya pada tanggal (29/7) kemarin, dia dipulangkan lagi ke kos kosan agensi nya karena sudah rada baikan. Biaya perobatan pertama ini, semua di tanggung oleh pihak sang adik (Anah).
[ads-post]
Karyana kembali dibawa kerumah sakit Shuang He lagi, kemarin (4/8) dini hari pukul 02.30, Ia dibantu oleh aparat kepolisian dan team medis. Kondisinya sangat buruk atau bisa dikatakan gawat darurat saat itu.

Karyana mengalami kejang-kejang serta kesulitan bernafas di kos-kosan nya. Teman satu kos nya menjelaskan bahwa "memang Karyana sering kejang-kejang tapi cuma sebentar. Saat itu kejang-kejang nya kelamaan, saya khawatir telpon agensi meminta pertolongan." ucapnya.Akhirnya Karyana tiba di RS sekitaran pukul 4 pagi hari.

Pihak keluarga adik (Anah) tiba di rumah sakit siang hari nya, dan sampai saat ini berjuang sendiri merawat kakaknya. Beberapa hari kemudian baru beberapa kerabat datang dan membantu bergilir menjaga kakaknya. Diketahui kondisi Karyana ada kemajuan, dan sekarang kondisi nya sudah siuman.

Sang adik binggung dengan biaya rumah sakit yang terhitung tinggi bagi dirinya dan pihak keluarga.

Sudah sejak bulan lalu Anah telah berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait biaya medis yang harus di tanggung oleh Karyana, Namun sampai saat ini (5/8) masih belum menemukan titik terang, dan bahkan pihak agensi juga masih belum merespon. Perobatan pertama kali senilai NTD 24.204 seluruh nya di tanggung sang adik.

Untuk perobatan kedua kali nya ini, Sampai hari ini biaya medis Karyana telah mencapai NTD 20.000 lebih (sudah terpotong askes) untuk operasi, Namun alkumulasi masih belum berhenti dikarenakan kakaknya masih memerlukan perawatan lanjutan.

Kalau begini terus bagaimana kk? bagaimana cara melunasi nya? Aku sudah coba minjam sana sini sama teman, tapi teman-teman juga pada susah dan tidak bisa meminjam. Kalau misal aku mampu juga aku ndak akan ngemis begini,kk. Aku sudah tidak ada jalan lagi. itu kakak ku sendiri, bagaimana pun saya harus membantu. Tolong kk" Jelas nya saat menghubungi admin sambil menanggis meminta bantuan.

Penulis : Yurong - Yurong.tw

Baru 17 Hari Kerja, TKI Asal Indramayu di Taiwan Ini Alami Serangan Jantung Hingga Kini Masih Di RS Menunggu Pertolongan, Agensi Tak Merespon

Powered by Blogger.
close