loading...

SUARABMI.COM - Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) kemarin (14/8) mengumumkan keputusan terbaru, bahwa gaji UMR pekerja formal di Taiwan naik sebanyak 3%, dari $23.100 NTD menjadi $23.800 NTD. 

Sementara itu, honor bulanan bagi pekerja sambilan per jamnya pun ikut naik, dari $150 NTD menjadi $158 NTD/jam. Namun begitu, keputusan ini masih harus dilaporkan kepada Eksekutif Yuan.

Komite pemeriksa UMR mengadakan diskusi bersama dengan pihak pekerja, pemerintah, dan partai politik. Setiap tahun, di kuartal ketiga mereka akan mengadakan pertemuan untuk menentukan apakah UMR perlu dinaikan atau tidak.
[ads-post]
Sebelumnya diberitakan bahwa pada tanggal 12 Agustus lalu, beberapa perwakilan serikat pekerja melakukan demonstrasi, mengharapkan kenaikan gaji sebesar 5%, namun hal ini dirasakan akan memberatkan pihak majikan.

Menteri Tenaga Kerja Taiwan, Hsu Ming-chun (許銘春) dalam pidato hari ini sebelumnya secara terbuka menyatakan bahwa tujuan utama penentuan UMR ini adalah untuk melindungi kebutuhan dasar para pekerja yang kekurangan. 

Bagi mereka yang berada di garis batas ini, garansi upah minimum tidak dapat dielakkan, namun kondisi ekonomi juga harus diperhatikan, agar tercipta solusi terbaik bagi kedua belah pihak, pihak pekerja dan pihak pengusaha.

Menteri Hsu sebelumnya juga mengatakan bahwa para anggota komite melihat kembali indikasi sosial dan ekonomi, seperti indeks harga konsumen (CPI) dan pertumbuhan ekonomi makro (GDP). 

Ia pun mengharapkan agar pihak pekerja dan pebisnis (majikan), serta pemerintah dapat melakukan diskusi secara rasional dan harmonis demi kesejahteraan bersama. | nihaoindo

Horee, Gaji Taiwan Sah Akan Naik Menjadi NT$ 23.800 - Informal Harap Bersabar Ya Karena Belum Dinaikkan

Powered by Blogger.
close