loading...

SUARABMI.COM - Entah dia sudah lelaki ke berapa yang menjamah tubuhku. Entah dia urutan ke berapa lelaki yang memuncratkan benihnya di rahimku.

Aku adalah penganut penikmat s*x tanpa pengaman, akupun sangat enggan untuk meminum pil KB. Aku paling benci bila pasanganku memakai k0ndom.

Bagiku mending tak usah bercinta dari pada memakai pengaman, Walau aku tahu resikonya. Bisa saja aku hamil dan kemungkinan terburuk bisa tertular penyakit akibat s*x bebas dan aku mengabaikan itu semua.

Namaku HONEY, aku lahir di satu kota di jawa timur. Dan tahun ini tahun ke 10 aku berada di Taiwan.

Jangan berpikir aku banyak uang aku kaya raya, punya sawah, rumah ataupun mobil tabungan, karena sejatinya setiap orang punya kebutuhan yang berbeda .

Aku mengenal lelaki ini dari salah satu grup di Taiwan. Namanya bejo, awalnya aku dan bejo hanya komenan biasa selanjutnya bejo intern inbok dan pura pura tanya ini itu, Termasuk nomor hp.

Oiya statusku janda dan bejo masih sah suami orang istri nya pun bekerja di Taiwan. Entah di Taiwan mana aku pun kurang tertarik bertanya.

Kebetulan pas akhir bulan aku dapat jatah libur sabtu - minggu, Status ku yang jomblo tak punya tujuan, aku pun memutuskan untuk check in ke hotel untuk istirahat.

Hotel tempatku menginap kebetulan tak begitu jauh dari pabrik si bejo. Ku hubungi si bejo untuk menemaniku.

Saat itu di pikiranku tak terlintas sedikitpun untuk menjalin hubungan di ranjang dengan bejo. Tak lama berselang bejo datang kamipun basa basi dan karena dah malam bejo pun memutuskan tuk ikut menginap di hotel, akupun tak kuasa menolaknya.

Kami pun cerita ngalor ngidul tentang keluarga usaha tabungan dan pekerjaan di Taiwan. Entah siapa yang mulai kami sudah berc1uman.

Nafas sudah saling memburu dan butuh penuntasan. Jujur aku yang telah berbulan tak tersentuh lelaki nafsuku langsung naik sangat cepat.  Aku butuh penuntasan siapapun dia bagiku tak penting lagi, Toh dia sudah lelaki ke sekian yang menikmati tubuhku, tubuhku telah hina.

Aku sangat menikmati cumbuannya juga permainanya, Aku benar' di buatnya merasakan nikmatnya bercinta dan terbang ke awang . Hanya dia yang mampu mengimbangi gairahku. Hanya dia yang mampu membuatku bertekuk lutut atas kemampuannya memuaskanku.

Laki laki sepertinya yang ku harapkan. Yang bisa membuatku menyerah karena keperkasaanya di ranjang. Tidak seperti laki" yang sudah" mereka selalu dengan tersenyum bilang, "Honey terimakasih aku bener bener puas berc1nta denganmu", tanpa memikirkanku, Puaskah aku? Bahagiakah aku?

Sejujurnya aku tak ingat lagi berapa puluh lelaki  yang telah berc1nta denganku. Bisa jadi saat ini salah satu dari lelaki yang pernah berc1nta denganku mendesah bersamaku adalah pasanganmu.
[ads-post]
Entah berapa banyak hotel yang ku singgahi sekedar untuk menuntaskan hasratku. Tapi hanya si bejo yang paling berkesan di hidupku. Aku pernah seranjang dengan cowok indonesia, philipina, india, taiwan, bule.

Liburan selanjutnya tak bingung lagi aku harus kemana, Sudah pasti tujuanku check in dan berc1nta sepuasnya dengan si bejo.

Tentang istrinya?
Peduli setan bagiku aku hanya butuh bejo untuk pemuas dahaga s*x ku dan kesepianku. Aku sama sekali tak berniat untuk menganggu ataupun merusak rumah tangga nya.

Sore itu setelah dari kemarin dengan bejo aku pulang libur, sampai rumah majikan, majikan cuman memandangku dan selanjutnya menegurku, "Berc1nta itu hakmu, tapi bilanglah pada pasanganmu untuk tidak meningalkan jejak di lehermu"

Beberapa bulan terakhir tiap pulang kondisimu sama . Kelihatan capek banget dan lehermu kanan kiri depan penuh gigitan. Kapok kah aku? Tidak, Peduli setan dengan teguran majikan.

Mereka punya hak menegurku apalagi majikanku seorang duda, yang ada di pikiranku terpenting aku terpuaskan, toh pekerjaanku lancar tanpa kendala. Apapun yang bejo lakukan di tubuhku aku tak pernah mempermasalahkan. Toh kita sama' menikmati kita sama" setuju

Ternyata waktu yang berlalu membuat rasa sayang dan nyaman tumbuh dengan sendirinya. Aku semakin ingin memiliki bejo seutuhnya, tapi akupun tak ingin merusak rumah tangganya. 
Masalah uang? Aku tak pernah matre dengan pasanganku, Sedikitpun aku tak pernah minta ini itu ke bejo.

Bagiku kita sama" punya keluarga punya kebutuhan punya gaji tak usahlah saling mengusik. Karena yang kita butuhkan kepuasan bukan beban membiayai kebutuhan dan kehidupan. Salahkah bila kini aku pingin memiliki bejo? Salahkah bila kini aku pingin selalu bersamanya?

Saat banyak yang teriak adanya garangan di taiwan, Jangan lupa banyak pula perempuan jalang. Apakah aku termasuk perempuan jalang?

Biarlah tuhan saja yang menilai dan biarlah dosaku jadi urusanku dengan tuhanku. Karena hidup tentang perjalanan bukan tentang tujuan.

Kini akupun memutuskan untuk perlahan menjauh dari bejo, Menghindar saat dia pingin bertemu dan mengajak berc1nta, walau sejujurnya saat membaca chat nya nafs*ku selalu bangkit dan ingin segera berlari menemui nya.

Aku sudah sangat lelah. Lelah dengan pertualanganku. Puluhan lelaki telah menjamah tubuhku. Kebanyakan kami melakukan h*bungan b*dan waktu pertama bertemu, padahal kami cuma kenal di medsos, tujuannya cuman sama mencari kepuasan.

Mungkin bisa di bilang edan, Kadang tak mampu ku tekan nafsuku. Tak mampu ku kendalikan hasratku. Menjadi perempuan aku merasa sangat hina. Sangat murahan. Siapapun bisa dengan mudah menikmati tubuhku.

Aku pingin kembali ke jalanmu kembali ke tuhanku. Mengakhiri semua pertualanganku. Dan memulai kehidupan baru dan melupakan puluhan lelaki yang telah menjamahku.

Masih pantaskah aku kembali padamu tuhan? Masih adakah maaf atas segala dosa zinaku? Masih adakah lelaki yang tulus ikhlas menerimaku membimbingku bila tahu masa laluku? Aku takut, takut bila aku meningal dalam keadaan belum kembali ke jalanmu.

Teruntuk semua teman yang di taiwan, percayalah, sehebat apapun pertualangan kita, kita takakan pernah puas. Karena kita akan selalu penasaran dengan dia dia dia dan dia yang belum pernah seranjang dan semua itu tak akan ada ujungnya, cukuplah aku, cukup aku yang terperangkap dalam nafsuku, yang tak pernah herhenti mengejar kepuasanku, jangan pernah kalian ikuti jalanku. Cukup aku.

Teman ... Sudikah kiranya kalian memberi masukan untukku? Nasehat untukku. Aku berharap kisahku ini bisa bermanfaat bagi yang lain untuk tidak sepertiku.

Penulis: Vinex
Bagi yang berkenan memberi saran dan masukan atau pertanyaan silahkan.

Kisah Nyata Janda 10 Tahun di Taiwan dan Petualangannya Dari Hotel ke Hotel, Kini Ingin Tobat Tapi ...

Powered by Blogger.
close