loading...

SUARABMI.COM - Jasad seorang TKW asal Filipina yang diyakini bernama  Jonalyn Alvarez Raviz (34), ditemukan September tahun lalu, tidak jauh dari jalan setapak di sepanjang Tampines Road, Singapura.

Sedangkan diketahui jika Jonalyn memiliki suami di Singapura bernama Raju Dhaly , pria  asal  Bangladesh, yang telah bekerja di Singapura sebagai pekerja pemeliharaan ( Maintenance Worker). Raju melarikan diri dari Singapura ke Bangladesh membunuh Istrinya tersebut.

Selama penyelidikan koroner atas kematiannya kemarin , Rabu ( 28 agustus 2019 ), pengadilan mendengar jika Jonalyn telah bekerja sebagai Buruh Migran sektor pekerja rumah tangga (PRT)  untuk majikan terakhirnya sejak Oktober 2016 silam, dan telah menikah dengan Raju sejak tahun 2015.

Dia tinggal di asrama dan pasangan itu akan bertemu setiap hari Minggu. Jonalyn telah memberi tahu majikannya bahwa dia berada dalam pernikahan yang tidak bahagia karena suaminya kasar dan sering mengambil semua gajinya.

Jonalyn juga berencana untuk menceraikan sang suami, selain itu ia juga merencanakan untuk kembali ke Filipina tanpa memberitahunya.

Majikannya juga mengungkapkan jika Jonalyn mengatakan kepadanya bahwa Raju telah mengancam akan membunuhnya jika dia meninggalkannya.
[ads-post]
Dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa pada 2 September tahun lalu, Raju telah menaiki kereta di Clementi membawa tas selempang.

Sedangkan Jonalyn diketahui meninggalkan rumah majikannya di Pasir Ris sekitar pukul 8.30 pagi pada hari itu.

Pasangan ini bertemu di persimpangan bus Pasir Ris sekitar pukul 9 pagi. Sekitar pukul 3 sore, mereka terlihat berjalan keluar dari Taman Pasir Ris. Mereka pergi ke stasiun MRT untuk naik kereta ke Tampines, dan kemudian naik bus.

Data Ez-link mengungkapkan Jonalyn turun dari bus sekitar 4.20 sore di Tampines Road, sebelum Defu Lane 2.

Sekitar pukul 5 sore, suaminya naik taksi sendirian dari Defu Lane 1 dan tiba di asramanya.Rekannya mengatakan bahwa Raju terlihat kembali ke asrama.

Dia tidak lagi membawa tas itu. Dia pergi dengan membawa barang bawaan. Mr Raju kemudian membeli tiket penerbangan untuk Bangladesh.

Dia menelepon salah satu rekannya sejam kemudian untuk memberi tahu dia bahwa dia tidak akan kembali ke asrama itu.

Hari berikutnya, dia terbang tanpa memberitahu siapa pun. Kemudian pada hari itu, majikan Jonalyn mengajukan laporan orang hilang setelah ia tidak terlihat kembali ke rumah majikannya.

Perusahaan Raju juga mengajukan laporan setelah ia ia tidak  terlihat di tempat kerja. Polisi kemudian menggeledah daerah berhutan di sepanjang Tampines Road.

Jasad Jonalyn ditemukan tiga hari setelah ia dinyatakan hilang, di antara vegetasi tebal sekitar lima meter dari jalan setapak utama dan terikat oleh tali berwarna kuning.

Selain itu ,juga ditemukan darah yang diyakini merupakan darah Jonalyn di celana jins dan sandal kotor milik Raju di kediamannya.

Petugas di Singapura mengeluarkan surat perintah untuk penangkapan Raju karena diyakini sebagai pelaku pembunuhan terhadap istrinya tersebut.

"Dalam situasi seperti itu, saya menemukan kematian Korban sebagai pembunuhan yang melanggar hukum, kemungkinan dilakukan oleh suaminya. " katanya.

Mayat Seorang TKW di temukan Membusuk Terikat di Pohon, diduga di Bunuh Oleh Pria asal Bangladesh

Powered by Blogger.
close