loading...

SUARABMI.COM - Pekerja Indonesia diminati pengusaha Rumania untuk bekerja di negaranya. Orang Indonesia dianggap rajin bekerja, sopan, tidak neko-neko, sehingga dianggap cocok bekerjasama dengan masyarakat negara di Eropa Timur itu.

“Saat ini ada 5.000 pekerja Vietnam yang bekerja di negara kami. Pekerja Indonesia baru 200 orang. Kami melihat, pekerja Indonesia lebih konsisten menekuni pekerjaannya dibanding pekerja asal Vietnam. Orang Vietnam banyak yang melarikan diri,” kata pengusaha Rumania, Calin Pop, di Jakarta, Senin.

Saat ini telah ditandatangani kesepakatan penempatan pekerja Indonesia ke Rumania. Penandatanganan itu dilakukan Pimpinan Perusahaan Quassar, Calin Pop, dengan Direktur Utama PT Sukamulia Mandiri Agung, Terence, di Kantor Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ( BNP2TKI).

Calin Pop mengatakan, selama berada di Indonesia dirinya bersama Terence telah mengunjungi beberapa kabupaten/kota untuk melihat cara kerja para pekerja konstruksi dan tukang kayu Indonesia. Ia mengaku terarik karena ada etos kerja, sopan santun dan inovasi yang dimiliki pekerja Indonesia.

“Setelah kami mengunjungi beberapa daerah, saya tertarik dengan cara kerja pekerja Indonesia dan mereka sangat layak dibawa ke Rumania untuk dipekerjakan,” tandasnya.

Rumania kini butuh pekerja konstruksi dan tukang kayu. Untuk mengisi lowongan itu, Calin mengatakan akan memastikan kebutuhan masing masing perusahaan di Rumania untuk mempekerjakan pekerja Indonesia serta berkoordinasi dengan pemerintah Rumania terkait dengan peraturan perundang undangan mendatangkan pekerja dari negara lain.
[ads-post]
Ia mengatakan, pilot project dari kerjasama ini sangat penting. Artinya, jika hanya satu, lima atau dua puluh pekerja yang ditempatkan sebagai penempatan perdana, itu berarti bahwa mereka hanya menunjukan kualitas pekerja dari Indonesia. “ Kalau kualitas pekerja Indonesia sangat bagus dan bisa memberikan kepercayaan pihak user di negara kami, maka tentu saja kerjasama ini akan tetap berlanjut,” katanya.

Terkait dengan kesejahteraan pekerja di Rumania, Colin menyebutkan, yang terpenting dan yang utama bagi masyarakat Eropah adalah adanya pemberlakuan hak azasi manusia dan adanya kepastian pendapatan yang tinggi.

“Negara Rumania merupakan negara dengan upah minimum antara 600 – 1.000 Euro/ bulan. Tetapi upah itu merupakan suatu pilot project pertama. Upah itu tentu saja akan berkembang sesuai dengan kemampuan pekerja. Selain memberikan upah, perusahaan juga menyediakan asrama dan makan. Bahkan kami juga memberikan asuransi dan training keselamatan dan kesehatan kerja kepada pekerja. Pelatihan ini sangat penting dan inilah perbedaaan kami dengan agency lain,” katanya.

Terkait biaya penempatannya, Calin menyebutkan, perusahaan di Rumania akan menanggung biaya tiket penerbangan, namun untuk biaya pengurusan pasport dan kesehatan dibebankan kepada pekerja.

Untuk menindaklanjuti kerjasama penempatan itu, Direktur Utama PT. Sukamulia Mandiri Agung, Terence mengatakan, akan segera berkunjung ke Rumania untuk memastikan sistem penempatan, termasuk membicarakan beberapa peraturan negara tersebut.

“Saat ini yang kami sedang lakukan adalah proses sending job order untuk proses percepatan penempatannya. Dan tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Rumania adalah sistem kontrak, dimana kontraknya tergantung dari pekerjaannya,” kata Terence.

Deputi Kerja Sama Luar Negeri Dan Promosi, Badan Nasional Penempatanbdan Perlindungan TKI (NP2TKI), Elia Rosalina Sunityo, mengatakan, penandatanganan naskah kerjasama penempatan itu merupakan tindak lanjut  partipasi BNP2TKI dalam Trade Expo Indonesia di Rumania dan negara lainnya.

“Seiring dengan itu, penandatanganan naskah kerjasama itu juga merupakan upaya mensukseskan instruksi Presiden Jokowi untuk meningkatkan penempatan pekerja formal ke luar negeri,” katanya.

Rumania, lanjutnya,  membutuhkan sekitar 2.000 tenaga kerja untuk dipekerjakan di hotel, petugas supermarket, konstruksi, tulang kayu, dan tukang kebun dengan skema penempatannya  melalui Private to Privat (P to P).

“Calon pekerja bisa melamar ke BNP2TKI melalui portal Job BNP2TKI. Kami  akan menyeleksi kandidat yang benar-benar serius bekerja ke Rumania,” ujarnya. 

Rumania Butuh 2000 TKI untuk Bekerja Disana Dengan Gaji Besar, Begini Cara Daftarnya

Powered by Blogger.
close