loading...

SUARABMI.COM - Warga Dusun Peturunan Puntik, Desa Babussalam, Kecamatan Gerung, Lombok Barat digegerkan dengan temuan sesosok orang yang gantung diri di kebun, Selasa (17/9).

Semula dikira yang menggantung itu, hanya boneka mainan. Setelah ditelusuri, korban gantung diri itu bernama Marzuki (33),  ditemukan oleh warga pada pukul 08.00 Wita.

“Saya pikir yang tergantung itu boneka, setelah saya mendekat ternyata orang gantung diri,” kata Suriah, saksi mata yang pertama kali melihat hal tersebut.

Salah seorang warga menuturkan bahwa sebelumnya Marjuki merupakan seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Selama enam tahun, almarhum mengais Ringgit untuk dibawa pulang dan hidup sebagai pria muda yang penuh dengan kewajaran.
[ads-post]
Permasalahan muncul saat Marjuki menikah. Baru tiga bulan menikah, istri yang dikampung halaman berulah hingga mengakibatkan mereka bercerai. Rumah tangga mereka kandas diusianya yang baru seumur jagung.

Usai kejadian tersebut, Marjuki dipulangkan dari Malaysia dalam kondisi depresi, kemudian dirawat di rumah sakit Jiwa Mataram selama hampir dua tahun belakangan.

Saat ini, Marjuki sedang menjalani rawat jalan lantaran stabilitas kejiwaannya belum terbilang sehat.

Hingga pada akhirnya, sebelum ditemukan gantung diri kemarin pagi, pada malam hari Marzuki menghilang dari rumah. Keluarga dibantu warga berusaha mencarinya hingga pukul 02.00 Wita tapi tidak ditemukan.

Barulah pagi hari kemarin ia ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon menggunakan kawat. Hasil visum luar tidak ditemukan adanya  indikasi kekerasan di tubuh korban. Pihak keluarga mengikhlaskan kematian Marzuki dan menolak dilakukan outopsi.

MataramInside, Mandalikapost

Baru 3 Bulan Menikah dan Dihianati Istri Saat Ditinggal Keluar Negeri, Pria Ini Depresi Hingga Dideportasi dan Akhirnya Gantong Diri

Diberdayakan oleh Blogger.
close