loading...

SUARABMI.COM - Dua TKW yang bekerja di Hongkong sudah puluhan tahun menjadi TKW sejak 1993 berangkat haji tidak hanya sendirian namun Ia ditemani majikannya yang merupakan warga Hongkong ikut turut serta menunaikan ibadah haji bersamanya.

Adalah Hj Misiem Binti Tomo asal Malang, Jawa Timur dan Hj.Ruminah Ali Kusen asal Blitar, Jawa timur, majikan Ruminah telah masuk Islam berkat dirinya.

Pria Hongkong yang menjadi majikannya  ini bernama Lam Bo Man dan tiga saudaranya yang masih satu keluarga yaitu Lam Siu Yin, Lam Wai Man, dan Yuen Yak Chun tertarik masuk Islam dan sudah bersyahadat di Blitar kampung kelahiran emak Ruminah pada 18 Agustus 2010 lalu dan tahun 2019 ini, mereka berhaji bersamaan.

Ibu Misiem sampai saat ini masih bekerja di salah satu perusahaan makanan ayam siap saji milik Amerika Serikat di Hongkong.

Lam Bo Man mengenal Islam melalui prilaku keseharian pembantunya emak Ruminah yang selalu menjaga makanannya dengan makan yang halal, selalu berwudhu, sholat, puasa, mengaji dan ajaran islam lainya yang selalu emak ini lakukan sehingga membuat emak ini selalu sehat dan tidak pernah sakit.
[ads-post]
Bertahun-tahun Lam Bo Man memperhatikan terus kebiasan emak Ruminah ini hidup dengan pola ajaran Islam, sehingga akhirnya pria ini jatuh cinta dengan ajaran Islam dan menyatakan bersyahadat dan dikhitan sekeluarga 4 orang yaitu Lam Siu Yin, Lam Wai Man, Yuen Yak Chun dan Lam Bo Man di Blitar kampung kelahiran emak Ruminah pada 18 Agustus 2010.

Menurut pengakuan mereka, alasannya bersyahadat di Blitar bukan di Hongkong karena mereka ingin disaksikan oleh ratusan jamaah masyarakat Blitar sekalian menggelar acara aqiqah dengan memotong kambing yang paling besar.

Awalnya kata Lam Bo Man sebelum masuk Islam, dirinya sering sakit-sakitan dari kaki dan seluruh badannya karena syaraf kejepit tapi melihat sang pembantunya itu yang tidak pernah sakit penuh tanya besar. Apa yang menyebabkan emak Ruminah tidak pernah sakit?

“Emak Ruminah ini menyarankan untuk mencoba pola hidup islami, dimulai dengan makanan yang halal, bersih dan tidak mengkomsi babi,” jelasnya.

Sejak itu Lam Bo Man ini menuruti saran emak Ruminah sehingga berangsur-angsur tambah sehat sehingga sangat melekat menu makanan ala lauk Indonesia dan menjadi makanan favoritnya seperti sayur lodeh, urab-uraban, soto, pete, terong, lamtoro bahkan jengkol tidak ketinggalan.

Sejak bersyahadat Lam Bo Man ini ganti nama menjadi Muhamad Abdulloh Bo Man, dan akan melepaskan masa lajangnya di usianya yang ke 42 tahun. Rencananya sepulang haji 2019 ini akan menikahi wanita muslimah dari Malaysia.

Berhasil Islamkan Keluarga Majikannya, TKW Hongkong Asal Blitar Ini Berhaji Bersama Majikan dari Hongkong

Powered by Blogger.
close