loading...

SUARABMI.COM - EL (29 tahun), seorang pekerjaa migran Indonesia asal Mbiting, Suru Sooko Ponorogo jenazahnya telah sampai di kampung halaman pada Kamis (04/09/2019) sekira jam 23:50 tadi malam.

Iring-iringan mobil ambulan serta beberapa kendaraan dinas milik BNP2TKI dan Disnaker Ponorogo datang secara bersamaan.

Saat bertakziyah ke rumah duka, ApakabarOnline.com beroleh informasi bahwa almarhumah EL merupakan seorang janda beranak satu yang kini masih kecil.

Menurut penuturan bapaknya, sampai dengan almarhumah meninggal dunia, PMI yang berangkat ke Hong Kong melalui jasa PT Bangun Gunungsari tersebut telah empat tahun lamanya bekerja di Hong Kong.

Sementaara itu, Agung Wahyudi selaku Konsul Kepolisian Konsulat jendral Republik Indonesia (KJRI) mengatakan telah mendapatkan laporan resmi dari kepolisian Distrik Shatin, yang menyatakan bahwa pada tanggal 23/8/2019 telah ditemukan Warga Negara Indonesia (WNI) atas nama EL yang terjatuh dari lantai 26 di sebuah apartemen/ flat/ six Castelo Shatin.
[ads-post]
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan beberapa petunjuk penyebab kematian korban tersebut, tidak ditemukan darah atau barang-barang yang pecah. Ditemukan sebuah pisau bersih tanpa ada cairan darah, sebuah gelas dengan cairan hitam didalamnya serta  bungkus panadol dan coca cola. Hasil pemeriksaan Hand Phone HP korban ditemukan bahwa korban pernah mencoba melakukan pencarian di internet tentang kegunaan campuran Panadol dan Coca Cola.

Korban mengasuh pasangan kakek nenek berusia 79 tahun dan 82 tahun. Kesimpulan polisi menyatakan bahwa korban jatuh atau menjatuhkan diri dari lantai 26 apartemen tersebut dan beberapa tulang patah yang menyebabkan korban meninggal dunia, dan kasus ini di tangani oleh Inspectur LAI Ke-kin dari kepolisian Shatin.

Berdasarkan surat keterangan dari Coroner’s Cout menyatakan bahwa korban meninggal karena cidera atau berat di beberapa bagian tubuh karena terjatuh dari ketinggian. Tidak ditemukan penyakit atau hal-hal lain pada tubuh korban, jelas Agung Wahyudi kepada ApakabarOnline.com.

Dalam hal ini Agung selaku Konsul Kepolisian menghimbau terkait fenomena bunuh diri ini. Semua masalah ada penyelesaiannya dengan baik, jangan memendam masalah, bicarakan masalah dengan keluarga, teman dekat, majikan, LSM dan bisa dengan KJRI.

“Saya bersedia menerima pengaduan dan keluhan WNI  yang ada di HK, saya akan respon secepatnya, jika saya tidak bisa menyelesaikannya saya akan berkoordinasi dengan semua konsul yang ada di KJRI untuk menyelesaikannya, “saya pastikan itu.” Silahkan akses nomor saya +852 52944184. [Emma - apakabar]

Jenazah TKW Hongkong Asal Sooko Ponorogo Tiba Dirumah Duka, Begini Hasil Penyelidikan Polisi Hongkong yang Menjawab Teka Teki Kematiannya yang Terjatuh Dari Lantai 26

Powered by Blogger.
close