SUARABMI.COM - Anwar ( 21 ) berasal dari Sekampung - Lampung , datang mengunakan visa kunjungan 2018 lalu dan bekerja secara ilegal di salah satu perkebunan di Nantou ,Anwar menghabis kan biaya sebesar 25juta untuk visa kunjungannya ini melalui calo didaerahnya.

Sempat bekerja beberapa pekan di perkebunan, Anwar berpindah ke tempat perternakan ayam sejak 6 bulan lalu.

Kronologis terjadinya pemukulan sampai ke rumah sakit
Tanggal (15/9) kemarin, Anwar diajak bakar-bakar oleh majikan ilegalnya tersebut. Terjadi cekcok mulut saat mereka berkumpul.

Menurut kesaksian Anwar, Awal kejadian pemukulan ini terpicu karena cekcok mulut. Dan ke 2 pelaku pemukulan juga dalam kondisi mabuk ( tangan kanan boss peternakan ayam). Pemukulan terjadi saat berada di dalam ruangan mes setelah acara bakar-bakar selesai. (didalam tidak tersedia cctv)
[ads-post]
Saat di pukul, Anwar melakukan perlawanan. Kurang beruntungnya Anwar, saat perkelahian berlangsung, Pukulan Anwar meleset mengenai kaca lemari.

Serpihan kaca menancap pada lengan Anwar bagian kanan tepat mengenai nadi besar tangan Anwar. Pendarahan berlangsung cukup lama. Melihat darah mebgucur tidak berhenti, majikan ilegal Anwar tsb membawa Anwar dan kedua rekannya yang lain yang sama orang Indonesia (salah satunya kakak ipar Anwar) yang juga kaburan keluar beralasan menuju rumah sakit.

Namun saat di tengah jalan, Mereka bertiga di turunkan di tengah jalan kosong dan disuruh menunggu, ternyata yang datang adalah mobil polisi.

Ketiganya di ciduk di tempat, Anwar segera dilarikan kerumah sakit kecil didekat sana. Namun karena pendarahan pada tangan kanan ini cukup serius, Anwar di pindahkan ke Chang hua Christian Hospital. Anwar dinyatakan hampir kehilangan tangan kanan nya ( amputansi ) Jika sedikit telat datang.

Biaya yang dikeluarkan cukup besar sampai sekarang sudah mencapai NTD 80.000 lebih, belum termasuk pemindahan rumah sakit kemarin yang memakan biaya NTD 10.500.

Kakak Anwar yang juga sama bekerja di Taiwan sebagai PRT (Resmi) Yuli, mengaku memiliki uang sekitar NTD 50.000 Namun masih tidak cukup. Bisa terlihat mereka juga sudah berusaha semampunya. Namun pembiayaan ini masih kurang, dan Kakaknya sudah tidak mampu lagi.

Kasus ketiganya sudah ditangani oleh pihak Imigrasi setempat dan dilakukan penyelidikan. Bagi saudara atau rekan BMI yang memiliki rezeki lebih ingin berbagi bisa langsung menghubungi
kakak Anwar [ 0989855921 ]

Penulis : Yurong - Yurong.tw

Lagi Korban Pemukulan Majikan ilegal di Nantou, Korban Dibuang Kejalan Saat Luka Parah Setelah Dibuang Dilaporin ke Polisi

Diberdayakan oleh Blogger.
close