-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Unjuk rasa ilegal anti pemerintah hari ini, Minggu ( 29 september 2019 ) terjadi dibeberapa titik di Hong Kong , mulai dari Causeway Bay , Admiralty hingga Tsuen Wan.

Unjuk rasa yang berakhir dengan kerusuhan dan bentrokan antara Polisi anti huru-hara dengan massa tersebut menyebabkan banyak fasilitas umum rusak dan bahkan stasiun MTR seperti stasiun MTR Wan Chai dan Causeway Bay ditutup .

Kabar terbaru yang dikutip  dari south China Morning Post menyebutkan jika salah satu reporter dari koran suara mengalami luka tembak oleh peluru karet dibagian matanya dan dilarikan kerumah sakit dengan ambulans.

Wanita itu yang diyakini merupakan seorang warga negara Indonesia yang bekerja untuk media publikasi di Hong Kong, tertembak dibagian matanya, menurut sukarelawan pertolongan pertama .

Tenaga medis lain mengatakan dia juga mengalami luka di dahinya.
[ads-post]
“Rasanya sangat menyakitkan di mata kanan,” kata wanita itu kepada seorang paramedis.

Himbauan KJRI Hongkong

1. KJRI Hong Kong telah menerima laporan bahwa seorang wartawan Indonesia dari Koran Suara Hong Kong diduga terkena tembakan peluru karet saat meliput unjuk rasa di wilayah Wan Chai sore ini.

2. Menanggapi berita tersebut, KJRI langsung berkoordinasi dengan pihak Otoritas setempat dan rekan-rekan wartawan untuk memastikan kondisi ybs dan menyiapkan segala bantuan dan pendampingan kepada ybs. Berdasarkan pemantauan KJRI, yang bersangkutan telah mendapat perawatan dari tim medis dan dilarikan ke RS, serta berada dalam keadaan sadar.

3. KJRI kembali menghimbau seluruh WNI dan PMI di Hong Kong untuk menjauhi lokasi-lokasi unjuk rasa pada saat ini antara lain daerah Causeway Bay, Wan Chai, Admiralty dan Central.

4. Apabila memerlukan bantuan, hubungi WA Hotline KJRI di nomor 6894 2799, 6773 0466 dan 5294 4184.

sumber: kjri Hongkong, situs kartini, on.cc, scmp,

Liput Aksi Unjuk Rasa di Wan Chai, Reporter Indonesia Tertembak Matanya dan dilarikan ke Rumah Sakit

Diberdayakan oleh Blogger.
close