loading...

SUARABMI.COM - Menjadi kaburan itu memang bukan cita - cita setiap orang namun terkadang menjadi pilihan terakhir saat pihak - pihak yang berkompeten tidak mampu lagi membantu dan memperbaiki kondisi.

Seperti yang dialami oleh TKI asal Tulungagung ini, berangkat ke Taiwan dengan biaya 45 juta modal hutang - hutangan dan dijanjikan ada lemburan, ternyata tak ada lembur sama sekali.

Jalan mengadu ke agensi sudah ditempuh namun agensi tak ada respon yang baik menghubungkan pekerja dengan majikan, akhirnya kabur menjadi piliha terakhir demi bisa melunasi hutang - hutang. Berikut ini adalah wawancara Mbok Cikrak dengan TKI asal Tulungagung ini.

Di Taiwan sudah berapa tahun?
Saya di Taiwan sudah 4 tahun, kabur sudah 3 tahun mbok.

Kenapa kamu memutuskan menjadi kaburan?
Dulu sebelum berangkat diperjanjian kontrak ada lemburnya ternyata sampai disini nggak ada lembur sama sekali, agen berjanji akan menghubungi pabrik namun hingga lama nggak ada tindakan, akhirnya memutuskan kabur. Tapi waktu kabur sudah habis potongan cinatrust.
[ads-post]
Selama ini apa suka dukanya kaburan itu?
Kebanyakan susahnya mbok daripada sukanya, kehidupan diluar nggak bebas, kerja was was, nggak tenang, gajinya kecil.

Berapa sih gajinya?
Kalau masih awal - awal kabur gajinya 600NT sampai 1000NT

Nyesel nggak kabur?
Nyesel nggak nyesel mbok, udah terlanjur, pilihan terakhir itu, modal kesini banyak, kalau nggak kabur nggak bisa bayar hutang.

Modalnya berapa?
45 juta mbok buat masuk kesini, hutang dimana dimana

Setelah kabur ini, hutangmu bagaimana?
Alhamdulillah selama kabur hutang bisa lunas mbok, juga masih ada tabungan.

Terus sekarang kenapa pengen pulang?
Sakit mbok, kalau nggak sakit nggak pulang. Mau berobat mahal.

Iapun berpesan kepada teman - teman lainnya untuk tidak kabur karena kabur banyak resikonya. "Sebelum kabur harus di pikir matang - matang dahulu, masalahnya kalau orang kaburan itu kalau kenapa - kenapa diluar mahal. Nggak ada jaminan kabur itu dapat majikan baik" Ujarnya
[youtube src="AK0SEO3fbgI"/]

Modal 45 Juta Nggak Ada Lemburan, TKI Asal Tulungagung Kabur ini Agar Bisa Melunasi Hutangnya, Begini Akhir Cerita Jadi Kaburan Taiwan

Diberdayakan oleh Blogger.
close