loading...

SUARABMI.COM - Disnakertrans Cianjur mengetahui kematian TKW Ani binti Iin di rumah duka Sabtu (31/8/2019), dari pesan whatsapp seorang stap Adnaker KBRI Amman Yordania.

Hal tersebut dikemukakan Kabid Disnakertrans Cianjur Ricky Ardhi. Rick mengatakan, dari hasil forensik, perempuan yang sempat menghilang Sembilan tahun tersebut tidak ditemukan tanda kekerasan.

“Berdasarkan hasil porensiknya dari pihak KBRI dan tim porensik Yordania tidak diditemukan adanya bekas penganiayaan atau kekerasan, namun diduga meninggalnya karena sakit dan over dosis,” katanya.
[ads-post]
Untuk biaya kepulangan sepenuhnya ditanggung KBRI Amman Yordania. “Kami awalnya kesulitan untuk memulangkan jenasah Ani binti Iin karena posisi yang bersangkutan tidak memiliki majikan dan pihak PT tidak jelas,” katanya.

Sehingga pihak KBRI berkoordinasi dengan pihak Kemenlu agar membantu pemulangan jenazah dan pihaknya tambah dia, berkoordinasi dengan BNP2TKI untuk meminta bantuan pemulangan dari bandara ke Cianjur.

Sementara Pihak keluarga menuntut hak gaji Ani (36) sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Yordania. Ani diketahui meninggal dunia setelah Sembilan tahun bekerja sebagai pekerja wanita di Kota Aman, Yodania.

Sakit hingga Over Dosis, Jadi Penyebab Kematian TKW Cianjur yang Dikabarkan Hanya Melalui WA

Powered by Blogger.
close