-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Lika (36 tahun), TKW asal Kendal Jawa Tengah ini harus berjuang dengan penyakitnya sendirian setelah ia divonis positif mengidap TBC yang ditularkan oleh pasien yang ia jaga di Taiwan.

Lika pertama kali datang ke Taiwan pada tahun 2012 silam. Kala itu ia ditugaskan menjaga Ama/ nenek lansia, namun hal itu hanya bertahan 2 tahun saja lantaran ia kabur setelah ingin dipulangkan sepihak oleh agensi karena majikan tidak cocok dengan Lika.

Menjadi kaburan, iapun sering gonta ganti majikan hingga akhirnya ia merasa dirinya tertular TBC dari pasien yang ia jaga.

Lika mencurigai dirinya tertular dari  salah satu pasien ( majikan ) yang di rawat nya saat ia mengembara menjadi kaburan di Yonghe Taiwan.

Ia merawat pasien yang sering terbatuk-batuk tanpa henti dan kurus pada tahun 2018 awal dan berhenti bekerja saat awal tahun 2019 kemarin. 

Ia memang sudah merasakan adanya gejala aneh pada dirinya saat itu. Sejak ia merawat pasien terakhir itu, dirinya sendiri juga menjadi sering terbatuk-batuk dan nafsu makan berkurang sampai berat badan turun drastis.
[ads-post]
Sakit yang berkepanjangan dan tidak sembuh - sembuh, Lika akhirnya memilih jalan untuk pulang. Ia pun menelpon mbok cikrak untuk memproses dirinya. 

Singkat cerita, saat Lika di jemput tim Mbok Cikrak, mereka merasakan adanya keanehan pada diri Lika. Gejala hampir serupa dengan Abdul (penderita TBc yang pernah di tangani). Berkonsultasi beberapa saat, akhirnya Lika pun memilih mendengarkan saran Mbok Cikrak untuk memeriksakan diri terkait penyakitnya kemarin (10/9).

Setiba nya di UGD Taoyuan Hospital (Nama lama Shen li Hospital) Lika pun langsung dimasukan ke ruangan isolasi sambil menunggu hasil pengecheckan urine dan darahnya. Tidak berapa lama Hasil tes keluar, Lika di vonis mengidap TBc.

Saat di hubungi admin yurong,  Lika juga menceritakan dia sebenarnya belum siap menerima ini, karena dia masih memiliki 2 anak yang harus di rawatnya. (7 tahun dan 13 tahun) sedangkan posisinya sudah cerai 7 tahun lalu.

Seperti diketahui, setelah menjalani perawatan awal, Penderita TBc masih harus menjalani perawatan lanjutan selama beberapa bulan kedepan, Pembiayaan ini bisa dikatakan akan memakan biaya yang cukup besar. 

Selain memikirkan pembiayaan perawatan lanjutan dirinya, Lika juga memikirkan kondisinya yang harus merawat kedua anaknya. Bagaimana seorang ibu yang sudah lama tidak melihat anaknya, tidak dapat mendekati anaknya saat berjumpa nanti. Hal ini tentu berpengaruh pada psikologis dari kedua anaknya.

Bagi anda yang memiliki rezeki lebih yang bersedia berbagi sedikit untuk meringankan beban mba Lika bisa langsung hubungi Lika : [ 0968952402 ]

Penulis : Yurong - Yurong.tw

Tertular TBC Dari Pasiennya Saat Menjadi Kaburan, TKW Taiwan Ini Harus Menghadapi Penyakitnya Sendirian Dirumah Sakit, Ia Kabur Karena Akan Dipulangkan Sepihak Oleh Agensi

Diberdayakan oleh Blogger.