-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Seorang wartawati sebuah media berbahasa Indonesia di Hong Kong menjadi korban sasaran peluru karet ditengah aksi demonstrasi yang terjadi hari ini di Wan Chai.

Berbagai media lokal Hong Kong mengangkat sekaligus mempublikasikan beberapa foto dari insiden yang menimpa Wartawati bernama Veby Mega Indah.

Saat peristiwa peluru karet menyasar ke mata Veby, korban sedang berada diatas jembatan layang di Gloucester Road Wanchai.

Diduga, peluru tersebut merupakan peluru salah sasaran yang sebenarnya membidik target orang lain, namun lantaran diatas jembatan Veby melakukan pergerakan (beraktifitas) saat live report, peluru tersebut menyasar mengenai salah satu mata Veby.
[ads-post]
Saat live report berlangsung, setidaknya ada 50-an demonstran yang berada diatas jembatan tersebut. Semula Polisi bergerak mundur menjauhi demonstran. Namun tiba-tiba, Polisi berbalik arah dan diduga melepaskan tembakan ke arah demonstran sehingga mengenai salah satu mata Veby.

Belum diketahui, siapa pemilik peluru tersebut. Apakah berasal dari Polisi atau dari pihak lain.

KJRI Hong Kong telah menerima laporan bahwa seorang wartawan Indonesia dari Koran Suara Hong Kong diduga terkena tembakan peluru karet saat meliput unjuk rasa di wilayah Wan Chai sore ini.

Menanggapi berita tersebut, KJRI langsung berkoordinasi dengan pihak Otoritas setempat dan rekan-rekan wartawan untuk memastikan kondisi ybs dan menyiapkan segala bantuan dan pendampingan kepada ybs. Berdasarkan pemantauan KJRI, yang bersangkutan telah mendapat perawatan dari tim medis dan dilarikan ke RS, serta berada dalam keadaan sadar.

KJRI kembali menghimbau seluruh WNI dan PMI di Hong Kong untuk menjauhi lokasi-lokasi unjuk rasa pada saat ini antara lain daerah Causeway Bay, Wan Chai, Admiralty dan Central.

Apabila memerlukan bantuan, hubungi WA Hotline KJRI di nomor 6894 2799, 6773 0466 dan 5294 4184.

Veby Mega, Wartawati SuaraHK Di Hong Kong Terkena Peluru Karet Saat Liputan di Wanchai

Diberdayakan oleh Blogger.
close