loading...

SUARABMI.COM - Sebanyak 1.633 janda baru ada di bumi reog. Mereka menggugat karena alasan perselingkuhan maupun ekonomi.

Berdasarkan data di Pengadilan Agama (PA) Ponorogo, sejak Januari hingga September 2019 tercatat ada pengajuan perkara pernikahan sebanyak 1.777 perkara. 

Dari angka itu, sebanyak 471 merupakan perkara cerai talak yang diajukan suami. Dan sebanyak 1.162 perkara adalah cerai gugat yang diajukan istri yang berprofesi sebagai TKW.
[ads-post]
Rata-rata setiap bulan ada ratusan istri yang mengajukan cerai gugat melalui jasa pengacara. Angka ini konsisten dari bulan Januari hingga September 2019 ini.

Humas Pengadilan Agama Misnan Maulana menambahkan, tingginya perceraian dari kalangan pekerja migran (TKW) karena mereka punya dana besar untuk mengurus perkara perceraian. Walaupun posisinya berada di luar negeri.

Padahal akibat perceraian, banyak hal yang dikorbankan terutama kondisi psikologi anak. Anak yang menginginkan keutuhan kasih sayang kedua orang tua harus merasakan kehilangan kasih sayang salah satu pihak.

1.633 Wanita Menjanda di Ponorogo Sejak Januari Hingga September 2019, Mayoritas Adalah TKW yang Melakukan Gugat Cerai Melalui Pengacara

Diberdayakan oleh Blogger.
close