-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Saat terjangan badai debu dahsyat dari Tiongkok menerpa Taiwan, peringatan tingkat polusi tinggi atau zona merah dikeluarkan di stasiun cuaca di seluruh wilayah Taiwan bagian utara..

Hal ini juga menyebabkan tingkat penglihatan atau visibilitas para pengguna jalan di Taipei menjadi sangat terbatas, sehingga menara ikonik kota Taipei yaitu menera Taipei 101 seolah menghilang dan tak terlihat di tengah badai debu yang menyelimuti udara pekat pagi hari Rabu (30/10).

Administrasi Perlindungan Lingkungan (EPA) Taiwan melaporkan bahwa intensitas angin timur laut bergabung dengan badai debu raksasa dari Tiongkok mempengaruhi kualitas udara di seluruh wilayah Taiwan.

Pihak EPA Taiwan memperkirakan bahwa badai debu akan terus bergerak ke arah selatan dan akan mempengaruhi wilayah Taiwan bagian utara, tengah, dan selatan sehingga menyebabkan peningkatan akumulasi polusi udara di negeri Formosa.

Hasil pemantauan EPA Taiwan menunjukkan bahwa pada tanggal 28 Oktober, konsentrasi PM10 di Mongolia mencapai 1.000 μg / m3.

Sedangkan pada tanggal 29 Oktober, tingkat PM10 di daerah Nanjing dan Shanghai mencapai 400 μg / m3.

Sementara pada pukul 10 pagi tanggal 30 Oktober, kaki langit Kota Taipei diselimuti lapisan polutan yang sangat tebal sehingga menara Taipei 101 hampir tidak terlihat.
[ads-post]
Peringatan merah yang menandakan polusi udara yang sangat tinggi juga telah dikeluarkan di 19 stasiun cuaca di seluruh wilayah Taiwan bagian utara, termasuk di Keelung, Kota New Taipei, Kota Taipei, Kota Taoyuan, serta pulau-pulau terluar Taiwan termasuk Matsu.

Di sisi lain, peringatan oranye yang menandakan kualitas udara yang tidak sehat untuk kelompok sensitif telah dikeluarkan di 21 stasiun cuaca di Kota New Taipei, Kota Taipei, Kota Taoyuan, Kabupaten Hsinchu, Kota Hsinchu, Kabupaten Miaoli, dan Kabupaten Yunlin, juga pulau-pulau terluar Kinmen dan Penghu.

Pada malam hari Rabu, kualitas udara di wilayah Taiwan bagian tengah dan utara secara bertahap akan membaik ketika curah hujan dan angin timur laut menyaring beberapa polutan.

Kecepatan angin yang lebih tinggi di sore hari yang melanda Kabupaten Yunlin, Chiayi, dan Nantou dapat menimbulkan debu, yang mempengaruhi kualitas udara di daerah-daerah tersebut.

Pihak EPA Taiwan memperkirakan bahwa pada hari Kamis dan Jumat, intensitas angin timur laut akan meningkat sehingga mengakibatkan penyebarkan polusi udara di wilayah Taiwan bagian utara, timur laut, timur dan daerah kepulauan terluar akan menjadi lebih parah.

Namun, akumulasi polutan di daerah pedalaman Taiwan bagian tengah dan selatan mengalami penumpukan pada hari Kamis. Hal ini disebabkan karena wilayah tersebut tidak terpengaruh oleh peningkatan intensitas angin timur laut.

Sementara itu, Kabupaten Kaohsiung dan Pingtung yang terletak di wilayah bagian selatan cenderung berada di zona oranye.

indogo

Akibat Terjangan Badai Debu, Menara Taipei 101 Mendadak Menghilang, hati - Hati Keluar Pakai Masker ya Kawan

Diberdayakan oleh Blogger.
close