-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Pasangan sejoli yang sedang dilanda asmara ini rupanya keenakan tidur berdua dan masih terlelap hingga pagi menjelang siang. 

Pasangan yang mengaku tidak direstui oleh orang tuanya itu terpaksa dibangunkan warga dan perangkat desa di sebuah Pos Kamling di pinggir kali Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung, Kamis (10/10) jam 8.00.wib.

"Beberapa hari ini mereka selalu datang malam, kemudian tidur berdua di Pos Kamling dengan memarkir sepeda motor di dekatnya," kata Nal (40) warga sekitar.

Awalnya warga tak curiga, bahkan mengira jika pasangan tersebut terpaksa tidur di Pos Kamling lantaran kelelahan akibat perjalanan jauh.

Namun karena ternyata dilakukan berulang kali, pasangan yang diketahui bernama Irfan Yogik Romansah (20) warga RT 16 RW 6 Dusun Kedungjalin Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol dengan wanitanya bernama Sulasmiasih (21) berstatus menikah warga Dusun Jambegede RT 048 RW 05 Desa Kanigoro Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang itu harus diamankan pihak Desa Wates.

"Kita bawa ke balaidesa dulu, biar keluarganya datang menjemput. Ini sudah kita panggilkan," kata Sekretaris Desa Wates Budiono.
[ads-post]
Sulasmiasih sendiri diketahui merupakan pemandu lagu atau purel yang bekerja di Cafe Idaman Dusun Kedungjalin, di depan perangkat desa dirinya sempat emosi lantaran enak-enak tidur justru dibangunkan.

"Sementara kita beri peringatan dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya," jelas Budi.

Sementara itu menurut Darsono perangkat Desa Junjung, Irfan yang bersama Sulasmiasih merupakan warganya dan pihak desa menyayangkan tindakan yang dilakukan.

"Kita panggil orang tuanya untuk dibina, ini sudah tidak benar apapun alasannya. Jika memang kemalaman, kan harusnya tidur di masjid atau mushola. Tadi saya ingatkan malah marah-marah dan bicara tidak enak," tuturnya.

Irfan sendiri menurut Darsono beberapa hari sebelumnya diketahui terpergok mencuri celana dalam milik warga sekitar. Namun, kasus itu tak membuatnya jera dan malah kini berulah lagi dengan membawa perempuan yang bukan istrinya sampai bangun kesiangan di Pos Kamling.

"Mereka tetap membantah berbuat mesum, kita beri peringatan agar tidak mengulangi perbuatan yang memalukan ini," tandasnya.

Perangkat Desa Menahan KTP (Surat Keterangan) milik Irfan dan KTP milik Sulasmiasih. Dengan mengendarai sepeda motor yang dibawa yaitu Honda Beat Nopol N 5657 EEG akhirnya Irfan dan Sulasmiasih digiring. | times

Bawa Istri Orang Nginap di Pos Kamling dan Bangun Kesiangan, Pasangan Ini Dibawa ke Kantor Desa

Diberdayakan oleh Blogger.
close