SUARABMI.COM - Pengadilan Distrik Taichung memvonis seorang pekerja Indonesia, Ahmad Sobirin pekerja swasta, tersangka pengedar narkoba dengan hukuman 4 tahun 4 bulan penjara.

Sementara pekerja lainnya yang merupakan pemakai bernama Nguyen an Toan, ia berasal dari Vietnam dijatuhi hukuman 3 tahun 10 bulan penjara.

Mereka akan dideportasi dan di blacklist tidak bisa kembali ke Taiwan lagi selamanya setelah masa hukumannya usai.

Kasus tersebut terungkap setalah  seorang warga Taiwan Zheng (鄭) terciduk mengunakan Narkoba, Saat diinterogasi jaksa penyidik, Dia memberi informasi bahwa Narkoba yang ia peroleh dibeli dari seorang TKA kaburan asal Vietnam (NGUYEN VAN TOAN) panggilan "A Yuan" (阿阮).

Setelah mendapat surat kuasa mengunakan handphone dari Mr. Zheng. Bagian penyidik langsung berpura-pura menjadi konsumen dan bertransaksi dengan pelaku A Yuan.

A Yuan menghubungi atasannya untuk mengambil barang. A Yuan membeli 1 bungkus besar dan dibagi lagi menjadi 10 bungkus kecil. Saat bertransaksi A Yuan langsung di ciduk di tempat (6/3).
[ads-post]
Berlanjut lagi, A Yuan di interogasi, Ayuan membeberkan ia membeli Narkoba tersebut dari seorang TKA resmi asal Indonesia (AHMAD SOBIRIN).

AS di ciduk dimes mes an pabriknya daerah Nantou beserta barang bukti 11 bungkus Amphetamine, plastik pembungkus, dan handphone.

Dari history percakapan facebook, terbukti AS pernah melakukan transaksi sebelumnya saat bulan 5 tanggal 4 kemarin.

Persidangan berlangsung beberapa bulan, dan akhirnya kemarin mendapat vonis putusan pertama A Yuan 3 Tahun 10 bulan sedangkan AS 4 tahun 4 bulan. Mereka tidak melakukan pembelaan dan sangat menyesali tindak melawan hukum ini. Kedua pelaku akan dideportasi setelah menjalani masa hukuman.

Diketahui Sebagai Pengedar Nark0ba, Ahmad Sobirin, BMI Swasta Taiwan Ini Diganjar 4 Tahun Penjara

Diberdayakan oleh Blogger.
close