-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Hampir memasuki bulan ke-4 Aksi protes atau unjuk rasa di Hong Kong ini nyatanya belum juga ada tanda-tanda akan berhenti.

Setiap hari jadwal demi jadwal tentang aksi unjuk rasa anti pemerintah yang awalnya bermula untuk menentang Rancangan Undang-Undang Ekstradisi terus bermunculan, baik dimedia sosial bahkan media lokal.

Seperti tadi malam, Sabtu (5 oktober 2019), aksi unjuk rasa anti-pemerintah yang menentang undang-undang tentang larangan mengenakan masker saat mengikuti aksi unjuk rasa atau protes yang baru di sah kan pada jum’at malam ( 4 oktober 2019 ) dilakukan di Causeway Bay hingga Central, dan bahkan sebagian pengunjuk rasa melakukan Vandalisme dibeberapa Restoran, toko roti AROME serta Bank ICBC di Sheung Shui.
[ads-post]
Dikutip dari berbagai sumber, baik media lokal hingga Konsulat Jenderal Republik Indonesia ( KJRI) di Hong Kong, unjuk rasa juga akan diadakan pada hari Minggu (6 oktober 2019) di Victoria Park , causeway Bay.

Unjuk rasa yang dinamai sebagai’Investigate Police Brutality – Protect The Press’ tersebut akan diadakan mulai pukul 2 siang waktu Hong Kong.

Bukan hanya itu, para netizen meminta yang lain untuk berkumpul di sekitar SOGO, Causeway Bay besok untuk berpartisipasi dalam kampanye anti-Emergency Regulations Order pada pukul 2 siang.

Dengan adanya aksi unjuk rasa ditempat dimana biasa digunakan tempat berlibur oleh sebagian besar Buruh Migran Indonesia ( BMI) di Hong kong, KJRI menghimbau agar BMI atau WNI tidak terlibat dalam aksi apapun yang berhubungan dengan unjuk rasa itu.

Berhati - hatilah kawan, jangan gunakan masker di tempat umum dan berkerumun, nanti kamu salah tangkap bisa berabe.

Hari ini Hindari Cousewway Bay ya Kawan, Hari ini Jadwalnya Demo di Couseway bay, Jangan Sampai Kamu Jadi Korban Salah Tangkap atau Peluru Karet

Diberdayakan oleh Blogger.
close