-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Sudah menjadi kebiasaan kita ceroboh dan tidak mengikuti aturan sering membawa kita kepada masalah besar.

Seperti yang dialami oleh TKW Taiwan ini, kebiasaan menyelipkan uang saat berkirim barang melalui seven11 atau hilefe membawanya mengalami kerugian puluhan ribu NT.

Kisahnya sebagaimana diceritakan oleh Mbok Cikrak dalam livenya tadi pagi dimana korban kehilangan uang NT$40.000 dan tidak bisa dilacak. Hilang sudah.

"Untuk teman - temanku semuanya, yang jika kalian mengirim barang lewat seven, jangan didalamnya diselipin uang. Kalian banyak sekali kan yang kirim duit itu dikirimnya lewat situ" Ungkap Mbok Cikrak.

"Kemarin ada orang yang telpon sama saya, gimana minta solusinya, mbok saya kirim uang lewat seven, katanya. Uangnya semuanya berapa? kataku, Uangnya 40ribu katanya" Kisah Mbok Cikak.

"Dan akhirnya uang itu kemana? hilang" Kata Mbok Cikrak.
[ads-post]
Mbok Cikrak menjelaskan bahwa hal seperti ini tidak bisa diurus atau dicarikan solusinya kecuali taat aturan.

"Nah gimana mau dicari solusi sedangkan ditulisan barang hanya tertera baju dan pinkan (kue), tidak ada tulisan uang 40 ribu" Kata Mbok Cikrak.

Lalu orangnya nangis - nangis minta tolong, namun sudah barang tentu tak bisa diselamatkan uangnya karena tidak tahu kemana perginya, kesalahan pengirim bukan jasa kirimnya.

"Udah jangan kirim duit dengan cara beginian, diselipin dibarang kiriman lewat seven, karena mereka sudah tahu kebanyakan orang Indonesia kirim uang lewat situ, nggak mungkin mereka ngaku karena ditulisan kiriman hanya tertulis pinkan atau baju" pesanMbok Cikrak.

Simbok juga berpesan agar kirim uang lewat pos saja, karena itu yang memang resmi dan pasti sampai tujuan.

"Kalau kamu mau ngurus ke polisipun nggak ada gunanya karena disini cuman ada tulisan baju, pinkan tidak ada tulisan uangnya dan jumlahnya" Ungkapnya.
[youtube src="CzkyKwuQC44"/]

Jangan Ditiru, TKW Taiwan ini Kirim Barang Melalui Seven11 dan Diselipkan Uang NT$40ribu, Hilang Entah Kemana dan Lapor Polisi Percuma Karena Alasan ini

Diberdayakan oleh Blogger.
close