SUARABMI.COM - Penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2012 menunjukkan 17,5 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung. Tak hanya itu, pada tahun 2016, Data The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) menyebutkan 17,7 juta jiwa atau sekitar 32,26% meninggal dunia karena penyakit jantung. Sedangkan di Indonesia, pada tahun 2016, Penyakit jantung juga telah menyebabkan 36,33% dari total kematian di Indonesia.

Seperti yang dialami oleh TKW Hongkong ini, ia tiba - tiba tak bisa bangun dan ditemukan majikannya sudah dalam kondisi meninggal.

“Tidak sempat dirawat di rumah sakit, sebab pas Senin pagi, almarhumah saat akan dibangunkan oleh majikannya sudah dalam kondisi meninggal dunia di kamarnya, di rumah majikannya” jelas Endang, sepupu Wartini.

Serangan jantung bisa datang secara tiba-tiba, dan itu bisa menyebabkan kematian mendadak. Secara umum baik pria dan wanita, sama-sama memiliki potensi yang tinggi untuk terkena penyakit ini. Namun dijelaskan lagi ternyata wanita lebih memiliki potensi yang tinggi untuk terkena penyakit ini dibandingkan pria dan sayangnya wanita tidak terlalu peka dengan gejalanya.
[ads-post]
Nyeri dada
Rasa nyeri ini disebabkan penyumbatan pada pembuluh darah yang mengakibatkan oksigen dan aliran darah mengalir tidak lancar yang kemudian memunculkan rasa sesak yang seperti ditusuk-tusuk atau diremas.

Sesak napas
Pada umumnya, beberapa minggu sebelum seseorang terkena serangan, maka dia akan mengalami sesak napas. Hal ini terjadi karena masuknya cairan ke rongga udara di paru-paru.

Letih dan lelah
Selain sesak napas, badan akan terasa sangat letih dan lelah walaupun tidak terlalu banyak beraktivitas. Hal ini disebabkan karena aliran darah dan oksigen ke setiap pembuluh yang mengarah ke jantung tersendat dan menyebabkan kinerja jantung dalam memompa tidak maksimal.

Jantung berdebar, pusing dan pingsan
Gejala lain adalah jantung akan berdebar-debar yang juga mengakibatkan sakit kepala hingga pingsan. Hal ini disebabkan penurunan aliran darah dan detak jantung yang tidak stabil.

Penyakit jantung sendiri dibagi menjadi beberapa macam, mulai dari penyakit jantung koroner, penyakit jantung karena penyumbatan pembuluh darah kecil (iskemi), Infark Miokard, Aterosklerosis sampai dengan penyakit jantung rematik. Sebenarnya Anda bisa mencegah penyakit mematikan ini sejak dini seperti selalu menerapkan pola hidup yang sehat.

foto: apakabar
artikel: alodokter, suarabmi

Lebih Rentan Menyerang Perempuan, Para BMI Harus Tahu, Begini Sebab dan Gejala Serangan Jantung Mendadak yang Mematikan

Diberdayakan oleh Blogger.
close