-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Setelah viral fotonya di media sosial baik Hongkong maupun Indonesia dikalangan BMI, KJRI Hongkong langsung mengeluarkan penyataanya terkait berita tersebut.

Foto viral setelah diunggah oleh Thomas Hong Win Polin mengatakan bahwa salah seorang BMI di Hongkong tertangkap Polisi anti huru hara ditengah - tengah para demonstran yang mayoritas berpakaian hitam.

PERNYATAAN KJRI HONG KONG TERKAIT DUGAAN TERTANGKAPNYA WNI DALAM AKSI DEMONSTRASI

1. KJRI Hong Kong telah menerima laporan tentang informasi yang beredar di media sosial dalam bentuk foto yang memperlihatkan penangkapan seseorang yang disebut seorang WNI/PMI.

2. Sesuai prosedur yang berlaku, KJRI selalu mendapatkan notifikasi tertulis dari Kepolisian Hong Kong apabila ada WNI yang ditahan atas alasan apapun.
[ads-post]
3. Sampai saat ini KJRI belum menerima informasi dari Kepolisian Hong Kong tentang penahanan WNI karena terlibat dalam unjuk rasa yang tidak berizin (illegal assembly) atau tindakan pidana terkait lainnya.

4. KJRI berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kembali informasi tersebut. Apabila ada WNI yang ditahan, KJRI akan melakukan pendampingan untuk memastikan segala hak WNI tersebut terpenuhi sesuai dengan hukum yang berlaku.

5. KJRI kembali mengimbau seluruh WNI/PMI untuk:
• Tidak terlibat dalam segala aktivitas terkait dengan unjuk rasa;
• Menjauhi tempat-tempat yang menjadi lokasi unjuk rasa;
• Saring sebelum sharing (menyebarluaskan) segala informasi yang belum jelas kebenarannya;
• Selalu menaati aturan yang berlaku di Hong Kong.

Penyataan KJRI Hongkong Terkait BMI Hongkong yang Ikut Demo Dibayar HK$3000 Setara 5,4 Juta

Diberdayakan oleh Blogger.
close