-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Acara doa diadakan di Kabupaten Yilan Rabu malam untuk mendoakan enam nelayan migran yang meninggal setelah perahu mereka dihancurkan di bawah jembatan yang runtuh sehari sebelumnya.

Di antara yang meninggal adalah 3 warga Indonesia yang semau jenazahnya kini sudah dievakuasi oleh tim penyelamat dan 3 warga Filipina.

Baik TKA dari Indonesia dan Filipina masing - masing mengadakan doa bersama, dimana BMI di dekat lokasi sedangkan TKA Filipina di sebuah toko Filipin.

Allison Lee (李麗華), sekretaris jenderal Serikat Buruh Migran Yilan, mengatakan Ersona adalah anggota yang antusias dari serikat pekerja yang senang membantu di semua acara.
[ads-post]
"Ersona juga orang yang sangat ramah yang suka membuat lelucon, dan dia rukun dengan nelayan lain," kata Lee di acara itu.

Tidak jauh dari nyala lilin, lebih dari seratusan nelayan Indonesia duduk di tanah dekat pelabuhan untuk membaca Al-Quran dan berdoa untuk para korban.

Para korban diketahui bernama Wartono Indonesia berusia 29 tahun, Andree Serencio Filipina 44 tahun, Ersona Indonesia 32 tahun, George Impang Filipina 46 tahun, dan Mohamad Domiri Indonesia 28 tahun, menurut Pusat Operasi Darurat Yilan.

Mari kita doakan korban agar arwah mereka tenang dan diterima di SisiNya serta kelaurga yang ditinggalkan diberi kesabaran.

Ratusan BMI Berkumpul Dikawasan Jembatan Runtuh Taiwan Untuk Membaca Yasin dan Doa, Mendoakan Teman - Teman yang Meninggal

Diberdayakan oleh Blogger.
close