SUARABMI.COM - Dua aparat kepolisian Hukou mencurigai seorang TKA yang kelihatannya gugup saat saling bertatapan didepan sebuah toko minimarket. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata TKA ini teridentifikasi sebagai TKA kaburan.

Awalnya TKA ini (sebut saja Sukir, Nama samaran, red) berpura-pura bekerjasama, Setelah di borgol 1 tangan, Sudirman tiba-tiba melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri.

Sukir sempat lolos dan lari beberapa meter dari minimarket, Namun akhirnya terciduk di rerumputan tanah kosong. 

Dalam aksi percobaan pelarian diri ini, Sukir mengalami cedera di bagian kaki, dan salah satu aparat juga mengalami cedera ringan di bagian pergelangan tangan kiri serta jari kelingking tangan kanan. Ambulan segera didatangkan saat berhasil mengamankan Sukir.
[ads-post]
Ketika investigasi baru ketahuan alasan kenapa Sukir nekat melarikan diri, ternyata dia tidak tega meninggalkan istrinya yang juga berstatus kaburan serta kedua anaknya, satu putra (2 tahun) dan satu putri (3 tahun). 

Sukir khawatir mereka tidak ada yang menafkahi jika dirinya dipenjara. Diketahui Sukir telah kabur 5 tahun lebih, dan Sang istri 3 tahun lebih.

Setelah ditenangkan dan berdiskusi dengan aparat kepolisian Hukou, Sukir mengambil keputusan menghubungi sang istri dan memintanya untuk pulang berbarengan. 

Sang istri yang mendapat telpon dari aparat kepolisian datang kekantor polisi untuk menyerahkan diri selang beberapa waktu kemudian. Satu keluarga empat kepala ini akhirnya di proses deportasi.

Editor : Faisal Soh - Yurong.tw

TKI ini Berontak Saat Dicyduk Pak De, Sempat Lolos dan Lari Beberapa Meter dan Tertangkap Akhirnya, Ternyata ia Berontak Demi Istri Dan Kedua Anaknya di Taiwan

Diberdayakan oleh Blogger.
close