-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Supir Taxi menerima panggilan dari Qing Quan Hospital 清泉醫院 Taichung dengan trip perjalanan pergantian rumah sakit Saat diperjalanan ketuban TKW kaburan asal Indonesia tersebut pecah dan melahirkan didalam mobilnya.

Awalnya saat menerima panggilan ini, sopir taxi masih menyetir dengan kecepatan sangat lambat karena dikira sang penumpang dalam kondisi tidak enak badan.

Begitu mendengar tanggisan seorang bayi, Sang sopir kaget, sepanjang perjalanan kebut kebutan dan terobos seluruh lampu merah.

Dari liputan repoter TVBS, Sopir mengatakan "Kejadian tanggal 14 malam kemarin, saya mendapat panggilan dari Rumah sakit. Saat tiba, penumpang saya ternyata sepasang orang luar. Kiraiin si ibu hamil gak enak badan, saya masih nyetir pelan. Tiba-tiba ada suara bayi, Saya kaget sekali. Kejadian melahirkan dan bayi saya tidak melihat persis karena sang suami menutupi dengan badan nya. Saya cuma bisa membantu memberi handuk kepada mereka untuk menjaga suhu tubuh bayi. Setelahnya ya saya mati-matian menyetir mobil saya secepatnya, seluruh lampu merah saya terobos"
[ads-post]
Kedua nyawa pun dapat diselamatkan, dan sekarang masih di rawat di rumah sakit. Sesampainya dirumah sakit sang bayi langsung dimasukan ke tabung penghangat.

"Mobil saya penuh darah, Darah nya sampai merusak aliran listrik mobil saya. Biaya perbaikan habis sekitaran 3000-4000 NTD. Saya juga tidak tahu apakah saya akan mendapat banyak denda dari pelanggaran kemarin." tambahnya

Dari hasil penelusuran, Pihak imigrasi menjelaskan Ibu dari bayi tersebut adalah seorang TKW kaburan asal Indonesia yang berusia sekitaran 30 tahunan akan tetapi sudah menyerahkan diri bulan lalu dan tengah hamil 6 bulan. Ia juga telah membeli tiket untuk kepulangannya ke Indonesia minggu depan.

Yang menjadi pertanyaan sang sopir taxi, Kenapa perpindahan pasien antar rumah sakit tidak mengunakan Ambulance, malah memanggil taxi luar.

Pihak rumah sakit menjelaskan, Saat itu mereka memang telah menganjurkan berulang kali kepada pasien agar mengunakan ambulance. Namun karena kesulitan ekonomi, Sang bumil memilih memakai taxi yang harganya berkisar 300 NTD daripada ambulance yang harganya 1700 NTD.

Editor : Faisal soh - Yurong.tw
News / Photos doc : TVBS

TKW Kaburan Mengalami Kelahiran Prematur Didalam Taxi, Supir kebut-kebutan demi menyelamatkan 2 Nyawa

Diberdayakan oleh Blogger.