-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Umi Syaadah diketahui telah datang bekerja ke taiwan sejak 2010 silam, selesai finish kontrak Ia memutuskan pulang beristirahat dan kembali lagi ke Taiwan pada tahun 2014 untuk kedua kalinya.

Diketahui Umi berasal dari Jakarta dan berkelahiran Oktober 1977 (sesuai passpor). Sejak kedatangan Umi kedua kali nya ini Umi sempat bekerja di 3 majikan, Di Majikan pertama Umi merawat seorang nenek sampai ia benar-benar sembuh dan berpindah agensi ke majikan ke 2. 

Dimajikan ke 2, Umi ditugaskan merawat seorang kakek selama 2 setangah Tahun. Dan terakhir dimajikan ke 3 nya (yang sekarang) sama menjaga seorang kakek.

Umi mulai mengetahui kondisinya kurang baik. Bulan lalu tanggal 13 Umi mengalami gejala demam dan pembengkakan pada kaki. Ia pun mengecheck kesehatan disalah satu rumah sakit dekat panti jompo area rumah majikan.
[ads-post]
Dokter yang mengecheck, tidak memberikan usaha perawatan dan pengobatan apapun, namun sang dokter langsung memberi saran yang sedikit memaksa kepada Umi, agar Ia segera ke rumah sakit besar untuk dilakukan pengobatan karena menurut hasil pengecheckan medisnya menyatakan derita yang dialami ileh Umi sangat serius.

Umi pun melakukan pengecheckan ke rumah sakit beberapa hari setelah nya, Setiba nya dirumah sakit, Umi melakukan pengecheckan darah dan urine.

Hasil medis yang diterima sangat mencenggangkan. Ternyata Umi terkena Melamona (Melanoma adalah salah satu bentuk kanker yang paling berbahaya, dan dapat menyebabkan kematian).

Permohonan Umi saat bertemu dengan mbok Cikrak.
Saat dikunjungi mbok Cikrak di rumah sakit kemarin (4/10) malam hari sekitar pukul 19.00, Umi terlihat sangat sedih, bahagia bercampur pasrah. Umi terlihat sangat menginginkan kepulangan dirinya dipercepat.

"Mbok, tolong saya. Saya divonis hidup sisa 6 bulan, saya tidak menginginkan apa-apa. Tolong bantu saya ngomong ke KDEI bantu saya agar proses pemulangan saya dipercepat, karena Agensi saya jarang mengangkat telepon dari saya. Saya binggung harus meminta bantuan kepada siapa agar saya bisa cepat pulang, Tolong mbok, bantu saya agar bisa berhubungan dengan Bapak dan Ibu KDEI, Hidup saya sisa 6 bulan saya ingin menghabiskan waktu saya menemani keluarga." kata Umi sambil menanggis.

Penulis : Faisal soh - Yurong.tw

Umi Syaadah, BMI Taiwan Di Vonis Sisa Hidup 6 Bulan, Ia Ingin Segera Pulang Kumpul Sama Keluarga Disisa Hidupnya

Diberdayakan oleh Blogger.
close