loading...

SUARABMI.COM - Tujuh TKI Kaburan tanpa dokumen diamankan petugas penjaga pantai di Yilan beserta seorang warga Taiwan yang diyakini sebagai agensi ilegalnya.

Agen ilegal yang bermarga Wu (吳) itu sedang menuju ke lokasi pembangunan di kawasan Yuanchang, Yunlin bersama ketujuh TKI tersebut pada tanggal 31 Oktober kemarin dimana ketujuh TKI rencananya akan dipekerjakan disana.

Sejak penangkapan itu, ketujuh orang Indonesia yang menjadi TKI kaburan itu dibawa ke imigrasi untuk diproses deportasi, kata Li Shui-sheng (李 水 昇), wakil kapten dari Administrasi Penjaga Pantai (CGA) Cabang Investigasi Yunlin.
[ads-post]
Sebagaimana dilansir suarabmi dari focustaiwan, identitas pekerja migran yang ditangkap, berusia antara 25 hingga 35 tahun dan terdiri dari lima orang merupakan mantan ABK yang melarikan diri dan 2 orang pasangan kekasih yang merupakan pekerja pabrik dan rumah tangga yang kabur dari majikannya. 

Mereka kabur dengan masa antara 3 bulan hingga terlama 3 tahun. Menurut informasi, ketujuh TKI itu dikendalikan oleh Wu dimana mobil antar jemput disopiri olehnya sendiri dimana para pekerja mendapatkan upah harian sebesar NT $ 1.200 (Rp. 550.000).

Cabang Investigasi CGA mengatakan bahwa mempekerjakan pekerja asing secara ilegal dikenakan denda sebesar NT $ 150.000 hingga NT $ 750.000 berdasarkan Undang-Undang Layanan Ketenagakerjaan.

Tak hanya itu, jika pelanggaran berulang dalam masa 5 tahun, mereka juga akan dihukum penjara hingga maksimal 3 tahun dan denda NT$ 1,2juta.

7 TKI Kaburan Taiwan Ditangkap Bersama Agensinya di Yilan Saat Perjalanan Mau Bekerja di Lokasi Pembangunan

Diberdayakan oleh Blogger.
close