-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Pemerintah Hong Kong dalam siaran persnya beberapa saat yang lalu menyatakan sejak siang hari ini (12/11/2019), sejumlah pengunjuk rasa melakukan blokade jalan jalan utama.

Seperti yang terus berlangsung di kawasan Central, Des Voeux Road, Connaught Road dan Pedder Street dipenuhi batu bata dan benda-benda besar hingga membuat lalu lintas benar-benar terhambat total.

Otoritas Hong Kong mengharapkan agar pada jam-jam sibuk, pengunjuk rasa bersedia membuka blokade dan meninggalkan tempat sebab keberadaan mereka disamping ilegal juga dianggap menganggu.
[ads-post]
Bahkan, jika terjadi bentrokan dengan aparat, dampak yang diakibatkan seperti paparan gas air mata misalnya, tidak bisa tidak mengenai warga lainnya.

Terkait hal tersebut, Polisi Hong Kong menghimbau kepada seluruh warga untuk menutup jendela rapat rapat dan tetap berada didalam rumah sebisa mungkin.

Kepada seluruh pekerja migran Indonesia di Hong Kong, menyimak siaran pers pemerintah Hong kong diatas, memperhatikan seruan KJRI terkait situasi Hong Kong saat ini, hindari beraktifitas diluaran jika tidak benar-benar diperlukan, jauhi kawasan bentrokan, dan tetap waspada serta menjaga diri agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan

Antisipasi Rusuh dan Anarkis, Polisi Hongkong Himbau Warga Tak Keluar Rumah dan Kunci Pintu Jendela

Diberdayakan oleh Blogger.