Seperti dalam film kartun, menelusuri lorong drainase perkotaan seolah-olah mudah dan tanpa tantangan. Namun kenyataannya, menelusuri lorong drainase merupakan hal yang penuh tantangan dan kesulitan. Terlebih bisa dilakukan tanpa peralatan pendukung yang memadai.  Belum lagi kendala jika tidak mengetahui peta drainase.

Puluhan pelajar mahasiswa yang terjebak didalam kampus PolyU kedapatan berusaha meloloskan diri dari kepungan aparat dengan melewati jalur drainase.

Diinformasikan, ada beberapa mereka yang diduga berhasil lantaran tidak kembali. Dan hal tersebut kemudian menginspirasi puluhan pelajar mahasiswa lainnya untuk mengikuti jejak, meloloskan diri melalui saluran drainase.

Namun harapan mereka untuk meloloskan diri ternyata gagal, lantaran aroma tidak sedap didalam saluran tidak sanggup mereka tahan.

Diduga, mereka yang mengaku berhasil tersebut meloloskan diri dalam waktu yang berbeda sehingga kondisi didalam saluran tidak sama.

Mendengar kabar tersebut, pasukan pemadam kebakaran menurunkan tim rescue nya untuk menyelam ke dalam drainase.

Suhu udara Hong Kong yang saat ini sudah mulai mendekati dingin, membuat tubuh basah kuyup mereka kedinginan. Khawatir terserang hipothermia, tim medis memberikan mereka selimut berlapis aluminium foil agar tubuh mereka hangat.

Puluhan pelajar mahasiswa yang kedinginan tersebut selanjutnya dikirim ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan.
[ads-post]
Sampai dengan saat berita ini diturunkan, puluhan guru dan kelapa sekolah terus aktif merayu pelajar mahasiswa yang masih memilih tetap bertahan di dalam kampus PolyU. Bukan tanpa alasan, pelajar dan mahasiswa yang bertahan didalam kampus PolyU mengatakan jika keluar, mereka pasti akan ditahan, sedangkan mereka tidak menginginkan hal tersebut.

Sementara itu, seluruh penjuru akses jalan masuk ke kampus-kampus, terutama kampus PolyU dijaga ketat oleh aparat. Setiap orang yang bergerak menuju ke arah kampus diperiksa dan diklarifikasi keperluannya. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir dan menghentikan potensi kerusuhan berulang.

Setelah beberapa dari 17 orang tersebut turun memasuki saluran drainase, tiba-tiba air didalam saluran yang semula hanya setinggi lutut terus naik hingga mendekati kepala orang dewasa.

Merasa situasi membahayakan keselamatan, belasan pelajar mahasiswa akhirnya memutuskan untuk kembali keluar dari saluran.

Diatas saluran, kemudian mereka yang khawatir dengan nasib beberapa teman mereka yang turun ke saluran drainase sebelumnya meminta bantuan tim rescue pemadam kebakaran.

Menanggapi laporan tersebut, tim langsung menurunkan pasukan katak dan penyelam untuk mencari. Namun hasilnya belum ditemukan hingga sekarang.

Detik - Detik Dramatis Penyelamatan Pelajar Hongkong Korban Demo, Puluhan Pelajar Menyelamatkan Diri Lewat Gorong - Gorong Bawah Tanah Hingga Ada yang Hilang Karena Tiba - Tiba Air Datang

Diberdayakan oleh Blogger.
close