SUARABMI.COM - Kepolisian Hong Kong merilis keterangan dihadapan awak media terkait dengan penggunaan gas air mata selama mengendalikan pengunjuk rasa belakangan ini.

Mereka menyatakan bahwa semburan gas air mata yang mereka tembak mengandung dioxin. CS, komponen utama gas air mata menghasilkan zat seperti dioxin di bawah suhu tinggi.

Terpapar zat tersebut dalam jangka panjang dapat merusak sistem kekebalan tubuh dan sistem saraf yang berkembang, juga akan mengganggu hormon dan menyebabkan kanker.

Dioxin sangat beracun dan akan tetap berada di tubuh orang yang terpapar selama lebih dari 35 tahun.

Hal tersebut memicu kekhawatiran banyak warga, sebab paparan gas air mata selama ini telah mengenai pemukiman warga.
[ads-post]
Secara umum, gejala yang dirasakan setelah terpapar gas air mata yang mengandung dioxin akan terasa menyengat seperti terbakar pada kulit, sangat pedih pada mata, sakit kepala, mual, bahkan seringkali mengakibatkan iritasi kulit.

Menurut Pusat Perlindungan Kesehatan, masyarakat harus segera meninggalkan daerah yang terkena gas air mata. Kulit yang terkena gas air mata harus dicuci bersih dengan air dan sabun dan pakaian yang terkontaminasi harus diganti.

Mata yang tidak nyaman harus diairi dengan air atau garam dalam jumlah besar. Untuk orang-orang yang berada di lingkungan dalam ruangan ketika gas air mata dilepaskan di dekatnya, mereka harus menutup semua pintu dan jendela, mematikan AC, dan dapat menutup celah di pintu dan jendela dengan handuk basah.

Gawat, Polisi Hongkong Gunakan Gas Air Mata Mengandung Dioxin Beracun, Yang Bisa Rusak Saraf dan Kekebalan Tubuh dan Berefek Hingga 35 Tahun, Hindari Kawasan Demo

Diberdayakan oleh Blogger.
close