loading...

SUARABMI.COM - Kasus BMI Taiwan Rika Puspita yang viral di sosial media pekan lalu sudah mendapat penanganan KJRI Hong Kong. Konsul Konsuler KJRI Hong Kong Erwin M. Akbar mengatakan bahwa dokter belum mengizinkan pulang, Selasa (19/11).

“KJRIHong Kong memberikan bantuan pendampingan dan komunikasi dengan keluarga selama yang bersangkutan dirawat,” tandas Erwin.

Untuk biaya pengobatan, kata Erwin, akan diupayakan dari berbagai sumber antara lain asuransi dan sumber lainnya.

“Yang bersangkutan belum dapat pulang sebelum dokter menyatakan yang bersangkutan sehat. Untuk itu yang bersangkutan harus dirawat sampai dokter menyatakan sehat dan dapat pulang kembali ke Indonesia,” ucap Erwin kepada Berita Indonesia.
[ads-post]
Masih kata Erwin, keluarga dan PT sudah diinfo. Koordinasi untuk pengurusan tiket, asuransi dan sebagainya. Koordinasi juga dilakukan dengan BNP2TKI di Jakarta dan KDEI Taipei.

Menjawab pertanyaan Berita Indonesia terkait pembuatan konten video di youtube mengenai yang bersangkutan di rumah sakit Princess Margaret Hospital Erwin mengingatkan kepada warga negara Indonesia (WNI) di Hong Kong bahwa penyebaran data pribadi / foto / video seseorang tanpa ijin adalah pelanggaran pidana di Hong Kong.

“KJRI terus menerus memberikan himbauan agar para PMI tidak melakukan pelanggaran pidana privasi termasuk menyebarkan foto / video / informasi medis / foto dokumen (paspor/HKID) / komunikasi pribadi dan hal-hal lain yang bersifat pribadi di media umum,” ucap Erwin.

“Informasi PMI sakit/dirawat di RS langsung laporkan ke KJRI untuk ditindaklanjuti. Silakan menghubungi facebook: KJRI Hong Kong, WhatsApp Hotline : 6773 0466, 5294 4184,” pungkasnya. (idr)

Rika Puspita Belum Diijinkan Pulang Dari Hongkong, Berikut Kata KJRI dan Himbauan KJRI Hongkong

Diberdayakan oleh Blogger.
close