SUARABMI.COM - Pemerintah Indonesia didesak untuk bertindak cepat melindungi calon tenaga kerja migran dan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang hendak pergi dan yang sudah berada di Hongkong.

Organisasi yang mengurusi masalah buruh migran, Migrant Care, bahkan meminta Pemerintah Indonesia untuk menghentikan sementara pengiriman TKI.

"Langkah yang harus segera dilakukan adalah untuk sementara menghentikan arus masuk calon pekerja migran ke HK (Hong Kong) hingga tenggat waktu tertentu," kata Wahyu Susilo, Direktur Migrant Care kepada wartawan ABC Indonesia Nurina Savitri.

Tindakan itu dianggap sebagai langkah darurat menanggapi kondisi politik di Hong Kong. Apalagi, ada sekitar 250.000 TKI yang saat ini berada di sana.

Wahyu juga mengatakan perlunya langkah lanjutan jika situasi makin tak terkendali. "Jika suatu semakin memburuk, opsi evakuasi merupakan langkah yang bisa dipertimbangkan terutama untuk kawasan-kawasan dengan tingkat konflik yang tinggi."
[ads-post]
Sementara itu berkenaan dengan situasi keseluruhan Departemen Luar Negeri Indonesia telah menghimbau warga negara Indonesia (WNI) untuk menunda perjalanan mereka ke Hong Kong.

Dalam keterangan resminya, Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) meminta WNI untuk tidak bepergian ke Hong Kong apabila situasinya tidak mendesak.

WNI diimbau menunda perjalanan ke wilayah China itu hingga situasi di sana lebih kondusif. "Bagi yang merencanakan bepergian ke Hong Kong, agar mencermati perkembangan keamanan terakhir, termasuk melalui aplikasi safe travel Kemlu," demikian bunyi pernyataan resmi yang diterima ABC Indonesia.

Sementara itu, WNI yang tinggal di Hong Kong diimbau untuk menjauhi lokasi unjuk rasa dan tidak berpartisipasi dalam aksi tersebut.

Meski demikian, Juan Marvin, salah seorang WNI yang tinggal di Hong Kong, mengatakan ia sejauh ini masih merasa aman dan hanya sedikit merasa terganggu dengan unjuk rasa pro-demokrasi tersebut. **detiknews

Rujuk Situasi Keamanan Hongkong Minta Pemerintah RI Hentikan Pengiriman TKI

Diberdayakan oleh Blogger.
close