SUARABMI.COM - Gempa bumi magnitudo 7,4 dilaporkan terjadi di perairan dekat Jailolo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara pada pukul 23.17. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa itu berpotensi tsunami. Namun peringatan dini tsunami itu telah dicabut sekita 2 jam yang lalu.

Gempa berada di kedalaman 110 km. Lokasi gempa ada di koordinat 1,63 Lintang Selatan dan 126,40 Bujur Timur.

Menurut saksi Yoseph Ikanubun, warga Manado sempat berlarian ke luar rumah akibat guncangan gempa dan peringatan waspada tsunami.

"Warga sempat panik dan keluar rumah terutama yang di pinggir pantai, tapi kini sudah kondusif. Warga yang di pantai sempat berlarian ke tempat tinggi dan bertahan setengah jam. Mereka membawa harta seadanya," kata Yoseph seperti sebagaimana dilansir suaraBMI dari CNA, Jumat (15/11).
[ads-post]
Yoseph menyatakan sampai saat ini ketinggian muka air laut terlihat masih normal. Namun, dia menyatakan aparat tetap meminta warga waspada.

Sedangkan saksi Sahril Abdullah di Maluku Utara menyatakan gempa terasa sangat kuat. "Guncangannya terasa sangat kuat. Namun permukaan air laut terlihat masih tetap normal," kata Sahril.

Menurut Sahril, petugas BPBD dan kepolisian masih melakukan patroli di pesisir pantai untuk mengevakuasi warga yang ingin menyelamatkan diri.

Edward, Kepala BMKG Manado menyatakan sudah terjadi empat kali gempa susulan dengan kekuatan bervariasi. Yaitu antara magnitudo 4,3 sampai 4,9.

Semalam, Terjadi Gempa 7,4 Skala Richter di Maluku Utara, Begini Kondisinya Sekarang

Diberdayakan oleh Blogger.
close