-----
loading...

====

Berteman

SUARABMI.COM - Kalau kemarin Belanda mengintruksikan semua warganya yang ada di Hongkong untuk pulang kampung, kini Taiwan mengikuti langkah Belanda.

Lebih dari 60 persen siswa Taiwan yang belajar di Hong Kong baru-baru ini kembali ke Taiwan di tengah meningkatnya bentrokan antara demonstran dan polisi di kampus, kata pemerintah Taiwan.

Hingga Senin sore, 623 dari total 1.021 warga Taiwan yang belajar di universitas-universitas Hong Kong telah kembali ke Taiwan, menurut Kementerian Pendidikan (MOE).

Di antara 623 yang kembali, 261 adalah mahasiswa di Universitas Cina Hong Kong (CUHK). Lebih dari 60 persen mahasiswa Taiwan di Universitas Politeknik Hong Kong (HKPU) juga pulang.

Sementara itu, badan pembuat kebijakan top Taiwan tentang China, Dewan Urusan Daratan (MAC), telah meminta semua pihak yang terlibat dalam pergolakan Hong Kong untuk menahan diri dari terlibat dalam kegiatan yang dapat semakin meningkatkan situasi.
[ads-post]
Otoritas Hong Kong harus melindungi keselamatan siswa di kampus dan kedua belah pihak harus terlibat dalam dialog damai untuk menyelesaikan perselisihan mereka.

Warga Taiwan di Hong Kong disarankan untuk tidak mengunjungi tempat-tempat demo, MAC mencatat, menambahkan bahwa pemerintah melakukan segala upaya untuk membantu warganya di Hong Kong jika terjadi keadaan darurat.

Keresahan di lembaga pendidikan tinggi Hong Kong adalah bagian dari protes pro-demokrasi selama berbulan-bulan di Hong Kong yang pertama kali dimulai pada bulan Juni sebagai oposisi terhadap RUU yang diusulkan yang akan memungkinkan ekstradisi tersangka kriminal ke China untuk diadili.

Sementara RUU yang diusulkan sejak itu telah ditarik, protes telah berubah menjadi gerakan yang lebih luas menyerukan reformasi demokratis, tetapi Beijing dan otoritas Hong Kong telah menolak untuk mengalah pada tuntutan lain dari para pengunjuk rasa.

Akankah Indonesia mengikuti langkah Belanda dan Taiwan untuk menarik warganya dari Hongkong demi keselamatan? Jika demo dan kerusuhan semakin menjadi, bukan tidak mungkin hal ini terjadi.

Tak Hanya Belanda, Warga Taiwan yang di Hongkong Disuruh Pulang Oleh Pemerintah Taiwan, Akankah Diikuti Oleh Indonesia?

Diberdayakan oleh Blogger.